0


No
Mata Kuliah
Jadwal 1
Jadwal 2
sks/kelas
1
Fisika Dasar II
Senin, 08.40 WIB (Ruang K-5)
Rabu, 08.40 WIB (Lab )
3/PF2B
2
Fisika Dasar
Senin, 12.50 WIB ( Ruang Q-6)

2/PB 2A
3
Fisika Dasar II
Senin, 10.20 WIB
Rabu, 07.50 WIB
3/PF2A
4
Media Pembelajaran
Selasa, 10.20 WIB

2/PF4B
5
Media Pembelajaran
Rabu, 08.40 (Lab)

2/PF-4A
6
Fisika Dasar
Kamis. 12.50 WIB (ruang K2)

2/PB-2B
7
Praktikum Fisika Dasar II
Jumat, 07.00 WIB (Lab)

1/PF-2B
8
Praktikum Fisika Dasar II
Jumat, 09.30 WIB (Lab)

1/PF-2A
9
KONSEP DASAR IPA 2 (FISIKA DAN KIMIA)
Jumat, 12.50 WIB (Lab)

2/PGMI-2C
jadwal asli sebelum dirubah
No
Nama Mata Kuliah
Kode MK
Waktu I
Waktu II
Jml. Peserta
1
KONSEP DASAR IPA 2 (FISIKA DAN KIMIA)
GMI-6206
Jumat, 12.50 WIB
--
40 orang
2
Fisika Dasar II
PFI-6314
Rabu, 07.00 WIB
Jumat, 09.30 WIB
35 orang
3
Praktikum Fisika Dasar II
PFI-6115
Jumat, 10.20 WIB
--
20 orang
4
Fisika Dasar II
PFI-6314
Senin, 08.40 WIB
Selasa, 16.10 WIB
35 orang
5
Praktikum Fisika Dasar II
PFI-6115
Jumat, 07.00 WIB
--
24 orang
6
Media Pembelajaran
TFT-11002
Senin, 07.00 WIB
--
30 orang
7
Media Pembelajaran
TFT-11002
Selasa, 10.20 WIB
--
32 orang
8
Fisika Dasar
PBO-6204
Kamis, 12.50 WIB
--
35 orang
9
Fisika Dasar
PBO-6204
Senin, 12.50 WIB
--
33 orang

Dikirim pada 13 April 2016 di KULIAH


@page { margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }

Hikmah Peristiwa Hijrah 7 Muharram 1437 H
Tahun baru kembali menyapa kita. Satu tahun telah berlalu. Satu tahun umur kita bertambah. Satu tahun juga jatah hidup kita berkurang. Waktu laksana air yang mengalir ke hilir yang takkan pernah kembali ke hulu. Kadang ia membangkitkan semangat, kadang membuat orang terlena dan tak menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya.
Pergantian tahun seharusnya mengingatkan kita agar selalu menghargai waktu dan mengisinya dengan beragam aktivitas bermanfaat. Setiap kesempatan yang ditawarkan sang waktu, kita gunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup di dunia sebagai bekal kehidupan di akherat. Jika tidak, sang waktu akan menarik kesempatan itu dan tidak akan datang untuk kedua kalinya. Sebuah peribahasa mengatakan, “ Waktu laksana pedang, jika tidak mampu memanfaatkan waktu, maka ia akan memenggalmu.”

Pengertian Hijrah

Hijrah mengandung beberapa makna. Diantaranya, pertama, hijrah secara maknawi. Yaitu, meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini Allah berfirman, “ Dan perbuatan dosa tinggalkanlah,” ( QS. Al-Mudatstsir : 5). Dalam sebuah hadits, Nabi menyebutkan, orang yang hijrah itu adalah orang yang meninggalkan larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. ( HR. Bukhari). Dalam makna inilah hijrah bisa dilakukan siapa saja.

Kedua, hijrah makani atau berpindah tempat. Makna ini berimplikasi putusnya hubungan secara politis. Hijrah seperti ini dapat dilakukan secara individual maupun massal. Ada beberapa hal yang melatari hijrah ini.
Diantaranya,
pertama karena tidak ada kebebasan dalam melaksanakan ajaran agama. Dalam keadaan seperti ini, seseorang diperbolehkan berhijrah untuk mendapatkan kenyamanan beribadah.

Kedua, karena dirinya dibutuhkan tempat yang baru itu. Sedangkan di tempat tinggalnya semula, sudah banyak ulama atau dai. Dalam keadaan seperti ini, hijrah sangat dianjurkan. Bahkan boleh jadi wajib.

Ketiga, karena adanya tekanan politis dari penguasa zalim yang dilakukan secara massal. Hal ini pernah dilakukan oleh Nabi Musa ketika ia meninggalkan Mesir menuju Madyan. Sebagaian sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam pun melakukan hijrah karena alasan ini. Namun, tentu saja tak semua dari mereka hijrah karena tekanan politis. Umar bin Khathhthab yang hijrah betul-betul karena perintah. Bahkan, sebelum hijrah ia sempat menantang duel kafir Quraisy untuk melawannya.
Jadi, hakekat hijrah sebenarnya bukan semata untuk berpindah ke tempat yang aman. Hijrah merupakan usaha perubahan kualitas hidup, baik yang bersifat mental, maupun moral sosial. Perubahan yang dimaksud bukan hanya secara tempat, tapi juga keadaan. Tempat bisa jadi tidak berpindah, tapi kondisi yang diubah. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam dan para sahabatnya melakukan hijrah bukan karena takut terhadap kezaliman kafir Quraisy Makkah sehingga dianggap sebagai pengungsian atau pengusiran. Hijrah merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala di samping strategi besar yang dilakukan seorang pemimpin untuk membangun kekuatan baru yang tangguh dalam membangun masyarakat yang memiliki kemuliaan dan keluhuran mental, spiritual, kultural, maupun ekonomi. Ia juga merupakan strategi kebangkitan Islam.

Hikmah Peristiwa Hijrah
Dalam menapaktilasi hijrah Rasul terdapat banyak hikmah besar dan pelajaran yang sangat berharga. Kalau kita mau memetik teladan, sesungguhnya kesuksesan Rasul dan generasi Islam awal itu dapat mengilhami kesuksesan kita sekarang ini. Diantara hikmah-hikmah besar itu adalah :
Pertama, perencanaan yang matang. Hijrah adalah sebuah perjalanan yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam dan para sahabatnya guna mendapatkan wilayah yang kondusif bagi penegakkan nilai-nilai Islam. Untuk merealisasikan cita-cita mulia itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam menyusun perencanaan matang tentang strategi perjalanan hijrah agar kendala yang dihadapi sekecil mungkin.
Perencanaan matang itu tampak jelas ketika Ali bin Abi Thalib menjalankan tugas menggantikan Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam di tempat tidurnya guna mengecoh kaum kuffar Quraisy yang berniat membunuh Rasul terakhir ini. Bahkan, hali ini juga terlihat pada strategi Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam saat berhijrah, beliau tidak berangkat langsung ke Madinah. Tapi, ia bersama Abu Bakar Shiddiq Radhiallahu ‘anhu singgah di gua Tsur selama tiga hari guna menyulitkan musyrik Quraisy yang sibuk mencari mereka.

Kedua, kerjasama yang baik. Salah satu indikator kesuksesan hijrah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam adalah, adanya jalinan kerjasama yang baik antara para sahabatnya. Tak ada rasa iri dan dengki di antara para sahabat. Dengan penuh tanggungjwab mereka menjalankan tugas dakwahnya masing-masing sesuai dengan bidang dan kemampuan. Ali in Abi Thalib misalnya, ditugaskan untuk tidur di tempat beliau, walupun dengan penuh resiko dijalankannya tugas tersebut dengan sangat baik. Demikian pula dengan Umar bin Khaththab yang ditugaskan menggalang opini dengan berkata di hadapan Musyrikin Quraisy, “ Siapa yang ingin anaknya menjadi yatim dan istrinya menjadi janda, cegahlah aku. Karena aku akan segera menyusul Nabi ke Madinah.” Abu Bakar juga menjalankan tugas berat untuk mendampingi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam dalam perjalanan hijrah. Demikian pula dengan sahabat-sahabat Nabi yang lain. Tak ada kesuksesan yang terwujud kalau kondisi umat carut marut dan bercerai berai. Sebaliknya, kebersamaan umat dalam kebajikan laksana sebuah bangunan kokoh yang tidak dapat dihancurkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” ( QS. As-Shaf:4)

Ketiga, pengorbanan besar. Hijrah Nabi dan para sahabatnya membutuhkan pengorbanan sangat besar. Bukan hanya harta, tapi juga jiwa, tenaga, pikiran,
waktu, dan perasaan. Dengan perasaan berat Nabi dan para sahabatnya harus ikhlas meninggalkan kampung halamannya. Ali bin Abi Thalib dan Asma binti Abu Bakar nyaris tewas menanggung derita penyiksaaan yang dilakukan orang-orang kafir terhadap diri mereka karena menjaga rahasia tempat persembunyian Nabi dan Abu Bakar di gua Tsur. Dengan pegorbanan yang besar itulah perjuangan insyaAllah akan mencapai hasil yang maksimal. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjamin orang-orang yang berkorban dengan penuh keikhlasan untuk terhindar dari azab neraka yang pedih, dan memasukkan mereka kedalam surga. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala : “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” (QS. As-Shaf : 10-11)

Keempat, kesungguhan dan keikhlasan. Tanpa kesungguhan dan keikhlasan, tak mungkin hijrah itu dapat terlaksana dengan baik. Itu sebabnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda, “ Sesungguhnya, amal itu harus dengan niat. Perbuatan setiap orang itu tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang berhijrah semata karena taat pada Allah dan Rasul-Nya. Maka hijrah itu diterima Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang berhijrah karena mengejar keuntungan duniawi atau karena perempuan yang ingin dinikahinya, niscaya hijrahnya terhenti pada apa yang ia niatkan itu.” ( HR. Bukhari-Muslim)
Kelima, nilai ukhuwah (persaudaraan) sejati. Pelajaran berharga dari hijrah adalah persaudaraan sejati antara Muhajirin dan Anshar. Hal itu dapat dilihat saat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam dan para sahabatnya tiba di Madinah. Mereka disambut dengan suka cita oleh orang-orang Madinah.Bahkan, Rasulullah Shallahu ‘alaihi Wasallam sendiri sampai bingung bukan karena ketiadaan tempat, tapi bingung karena hampir semua orang Madinah menginginkan agar Rasul Shalallahu ‘alaihi Wasallam menetap di rumah mereka. Akhirnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam membiarkan unta yang ditungganginya itu berhenti dan disitulah ia akan menetap. Ternyata unta Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam berhenti di depan rumah sahabat Abu Ayyub Al-Anshari Radhiyyallahu anhu.
Keenam, Kebanggaan sebagai Muslim. Peristiwa hijrah Rasul yang oleh sejarah dicatat sebagai pijak keberhasilan generasi Islam pertama dalam membangun pondasi dakwah, menjadi kebanggaan umat Islam hingga saat ini. Kebanggaan itu memicu semangat untuk tetap eksis dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai Islam. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Imran:139). Kita berharap semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan kekuatan iman dan takwa kepada kita. Sehingga mampu memetik berbagai pelajaran berharga dari peristiwa bersejarah ini. Aamiin. Wallahu’alam
referensi: http://buletin-hidayatullah.blogspot.co.id/2011/11/hikmah-dibalik-hijrah-oleh-abdullah.html
Oleh : Abdullah Ridho

Dikirim pada 20 Oktober 2015 di kisah dan hikmah


Ingin Meningkatkan Kesuburan Secara Alami? 4 jenis Daun Daunan berikut ini dipercaya mampu meningkatkan kesuburan loh.

1. Daun wortel

Daun wortel mengandung porphyrins. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk memberikan rangsangan pada kelenjar pituary sehingga mampu untuk meningkatkan hormone yang berkaitan dengan seksual. Secara ototmatis, daun wortel sangat bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan kesuburan.

2. Daun seledri

Vitamin A dan Vitamin C dalam daun seledri sangat penting untuk kesuburan. Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam daun seledri bermanfaat sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel telur dan sel sperma dari radikal bebas yang bisa menurunkan kualitas kesuburan pria dan wanita.

3. Daun kemangi

Dalam satu lembar daun kemangi terdapat arginine yang bermanfaat untuk menurunkan gula darah, mencegah dari kemandulan, dan menambah kuat daya tahan hidup sperma. Dengan kondisi sperma yang sehat, maka kemungkinan terjadinya pembuahan akan sangat besar. Kehamilan akan terjadi jika sel telur yang sudah matang dibuahi oleh sel sperma yang sehat. Selain itu, kandungan boron yang terdapat dalam kemangi berfungsi untuk memberikan rangsangan dalam memproduksi hormon estrogen dan androgen. Kedua hormon tersebut sangat penting dalam system organ reproduksi wanita.

4. Daun katuk

Daun katuk dipercaya sebagai daun yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan jumlah ASI pada ibu menyususi. Tapi dibalik manfaat untuk ibu menyusui, daun katuk sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria. Kandungan yang terdapat pada daun katuk bisa meningkatkan kualitas dan mutu sperma sehingga kesuburan pria meningkat.

Tambahkan beberapa daun di atas ke dalam menu makanan Anda sehari-hari untuk meningkatkan kesuburan.

Sumber : http://www.sehatituharus.com/2015/06/4-daun-ini-bisa-meningkatkan-kesuburan.html

Dikirim pada 03 Juli 2015 di Organic Home Garden


BODY,DIV,TABLE,THEAD,TBODY,TFOOT,TR,TH,TD,P { font-family:"Liberation Sans"; font-size:x-small }

No
Mata Kuliah
Kelas/jml peserta
Hari
Jam
Ruang
sks
keterangan
1
Konsep Dasar IPA
PGMII-2B/45
Selasa & Kamis
IV / 12.40 WIB
D5
4
Tim teaching dengan Bu Alwiyah Nurhayati
2
Mekanika II
TF 4B/31
Senin
I/ 07.00 WIB
K6
2

3
Praktikum Fisika Dasar II
TF-2B / 14
Kamis
V / 14.20 WIB
Lab Fisdas
2

4
Praktikum Fisika Dasar II
TF-2B / 20
Kamis
III / 10.20 WIB
Lab Fisdas
2

5
Karya Tulis Ilmiah
TF-4A / 33
Senin
V / 14.20 WIB
K4
2

6
Aplikom dan Teknologi Informasi
PAI-U / 9
Jumat
I/ 07.00 WIB
Q4
2






Jumlah
14


Dikirim pada 18 Juni 2015 di KULIAH





Abstrak merupakan sebuah ringkasan isi dari sebuah karya tulis ilmiah yang ditujukan untuk membantu seorang pembaca agar dapat dengan mudah dan cepat untuk melihat tujuan dari penulisannya. Di dalam dunia akademik, tulisan pendek ini digunakan oleh institusi/lembaga/organisasi pendidikan sebagai informasi awal atas sebuah penelitian ketika dimasukkan dalam jurnal, konferensi, lokakarya, atau yang sejenisnya. Dalam dunia maya (internet), sebuah abstrak digunakan sebagai gambaran singkat atas sebuah karya tulis ilmiah/penelitian untuk dibaca, sebagaimana halnya sebuah “display” model pakaian dipajang untuk dilihat atau diuji pakai sebelum dibeli. Selanjutnya, bagian lengkap sebuah penelitian dijual kepada mereka yang berminat untuk mendapatkannya.
Struktur penulisan sebuah abstrak yang terjadi saat ini menggambarkan ketidakpastian konsep atau ketidakjelasan panduan yang dimiliki tentang susunan yang jelas dari sebuah abstrak. Alasan atau pandangan atas perbedaan yang terjadi di dunia akademik tidak dibahas dalam tulisan ini karena saat ini yang lebih penting meluruskan dan atau menyamakan pandangan tentang penulisan sebuah abstrak yang baik. Penulisan sebuah abstrak harusnya memperhatikan:
1. Struktur Paragraf.
Sebuah abstrak ditulis dalam satu paragraf yang menerangkan keseluruhan isi tulisan secara singkat dan jelas. Penulisannya tidak melakukan indensasi pada kalimat pertama paragraf. Single space adalah pilihan yang dimiliki oleh penulis untuk menyusun kalimat dalam paragrafnya. Lebih dalam, kadang seorang pembimbing Skripsi/Tesis/Disertasi mengatur hingga pada penggunaan jenis huruf dan ukuran tertentu.
2. Jumlah kata.
Idealnya sebuah paragraf terdiri dari 150 sampai dengan 200 kata. Namun, pertimbangan jumlah kata yang paling tepat dalam penulisan Skripsi, Tesis, ataupun disertasi biasanya bergantung pada pertimbangan pandangan pembimbing (supervisor) yang mendampingi seorang mahasiswa dalam penulisannya. Seorang supervisor harusnya tidak mempertimbangkan jumlah kata sebagai acuan utama penulisan paragraf, karena bagian utama justru isi (content) paragraf.
3. Isi paragraf.
Pada saat pembimbingan, seorang supervisor mengedepankan 4 bagian empiris dari sebuah abstrak. Pertama, indentifikasi fokus penelitian dijelaskan secara singkat agar pembaca memahami apa yang diamati oleh seorang peneliti di dalam penelitiannya. Kedua, penulis perlu menggambarkan secara jelas desain penelitian yang dilakukan dalam proses pencarian jawaban atau solusi atas persoalan yang diangkat di dalam penelitiannya. Desain langkah penyelesaian masalah ini oleh mahasiswa lazim dikenal dengan istilah Metode Penelitian. Ketiga, selanjutnya penulis akan menjelaskan hasil temuannya kepada pembaca. Beberapa peneliti menganggap hasil temuan yang diungkap tidak perlu mengungkap pembahasan yang dilakukan karena hal itu justru akan membuat pengulangan isi tulisan. Jelas maksudnya karena bagian pembahasan temuan penelitian juga diurai di dalam bagian kesimpulan. Keempat, perlunya bagian kesimpulan di dalam sebuah tulisan juga terlihat di dalam sebuah abstrak yang tetap mendapatkan perhatian penting sebagai bagian akhir dari paragraf. Pada bagian ini kadangkala sejumlah peneliti menyisipkan rekomendasi penelitian namun tanpa pembahasan atau uraian yang panjang. Lebih lanjut, tidaklah lazim sebuah abstrak diisi oleh nama si penulis serta para pembimbing tulisannya, apalagi hal itu ditulis dalam huruf cetak tebal.
Penulisan abstrak memang tidak bisa diselesaikan dalam satu kali penulisan. Sama halnya dengan penulisan esei (essay), penulisan abstrak juga memerlukan latihan agar bisa menciptakan hasil tulisan yang baik. Saat ini panduan penulisan menggunakan APA (American Psychology Association) style telah populer digunakan di perguruan tinggi. Meskipun panduan penulisan ini bukanlah satu-satunya panduan penulisan yang ada, APA style menjadi pilihan banyak para penulis dikarenakan pertimbangan panduan ini digunakan oleh banyak perguruan tinggi di dunia sehingga juga memundahkan penyesuaian dan penerimaannya.

Posted on 24/01/2013 by Ivan Rismi Polontalo

Dikirim pada 30 Maret 2015 di PENELITIAN


Siapa yang tidak pernah satu kali pun melihat batita aktif menggunakan gadget? Bahkan kita pernah mendengar pengakuan dari teman atau saudara bahwa anaknya yang belum genap 2 tahun sudah akrab dan fasih membuka gadget dan youtube. Marc Prensky menyebut anak-anak itu adalah digital native, yaitu anak-anak yang lahir di era digital dimana mereka sudah terpapar teknologi sejak lahir. Istilah “Digital Native” pertama kali Marc kenalkan pada tahun 2001 melalui jurnal “On The Horizon” yang diterbitkan oleh MCB University Press.
Gadget merupakan benda keseharian yang tidak asing lagi bagi para digital native. Mereka lebih pintar menggunakan gadget daripada orangtuanya yang disebut Digital Immigrant oleh Marc. Ketimpangan ini memunculkan permasalahan tersendiri, namun untuk tidak kita bahas kali ini.
Gadget seringkali menjadi penyelamat bagi para ibu karena dapat membantu anaknya tenang pada saat kesibukan rumah harus diselesaikan, sementara anak tak ada yang mengasuh. Ada pula orang tua yang memberikan gadget kepada anaknya sebagai sarana edukasi. Namun ada juga yang dikarenakan tidak tega kepada sang anak karena melihat sepupu yang sudah diberi ‘mainan’ tab.
Ternyata, Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat dan Kanada (the American Academy of Pediatrics) menekankan anak usia 0-2 tahun tidak boleh terpapar gadget sama sekali. Hal ini tentunya bukan tanpa alas an. Ada bukti kuat bahwa anak yang sudah terpapar dengan layar sebelum usia 2 tahun, akan mengalami gangguan pengelihatan, defisit perhatian, gangguan dalam perkembangan bahasa, membaca, penurunan kemampuan konsentrasi dan daya ingat jangka pendek (edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anak-anak), adiksi, serta resiko lebih tinggi untuk terpapar radiasi. Tidak ditemukan munculnya kata-kata baru yang dipelajari dari program video yang dirancang untuk meningkatkan kosa kata anak usia 12-18 bulan (Penelitian DeLoache dkk pada tahun 2010). Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan efektif bagi mereka.
Fakta lain dari Tomopoulos (2011) mengatakan bahwa stimuli yang didapat anak usia di bawah 3 tahun dari layar belum dapat mereka pahami. Stimuli dari layar tidak dapat memberikan interaksi dua arah sehingga anak tidak dapat belajar membaca ekspresi, dan yang terpenting merasakan afeksi dari lawan bicaranya melalui nada bicara dan bahasa tubuh; padahal anak-anak terlahir untuk berinteraksi dengan manusia dan belajar melalui interaksi tersebut. Dari beberapa hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa no gadget at all untuk anak di bawah 2 tahun.
Jadi, bagaimana solusinya?
Pada usia 0-2 tahun, menurut Piaget, anak berada pada tahapan sensorimotor. Pada tahap ini, anak sedang mengembangkan seluruh panca indranya, belajar dari gerak rekfleks, mempelajari bahasa pertama, belajar berbicara, belajar berjalan, mempelajari kebiasaan baru serta melakukan trial and error. Masa ini membutuhkan stimulasi agar berjalan dengan optimal. Gadget memang menjadi salah satu alat dalam memberi stimulasi namun hanya pada bagi penglihatan dan pendengaran, sementara anak punya sensori lain yang juga butuh dikembangkan.
Stimulasi merupakan kunci utama dalam proses pertumbuhan anak pada usia 0-2 tahun, Dari hasil penelitian Martha Farah, Direktur Center for Neuroscience and Society di the University of Pennsylvania, menyimpulkan bahwa stimulasi kognitif anak akan memiliki dampak signifikan jika anak distimulasi menggunakan buku, mainan yang mendidik dan alat musik yang nyata. Itu karena si kecil bisa mengenal langsung huruf, warna, angka secara langsung tanpa perantara layar kaca.
Selain itu Farah dan timnya juga menyimpulkan bahwa anak akan lebih lancar berbahasa jika distimulasi mengunakan benda-benda yang nyata. Penelitian yang dilakukan Farah ini juga didukung oleh penulis buku anak Jamie Loehr, MD dan Jen Meyers. Menurut mereka anak-anak pada usia batita memerlukan interaksi yang berasal dari orang tua dan pengasuh untuk merangsang otak mereka.
Mereka menyarankan untuk perkembangan kognitif anak usia 0-12 bulan, orangtua disarankan untuk lebih sering membacakan dongeng supaya mereka terbiasa dengan suara. Selain itu anak juga harus dibiasakan bermain dengan cermin sehingga mereka bisa melihat wujud dan gerakan mereka sendiri.
Selain itu orangtua juga dapat menstimulasi anak dengan memperdengarkan lantunan ayat suci Al-quran, lagu-lagu untuk memperkenalkan beragam hal, bacaan doa, dll. Perbanyak sentuhan dan pelukan untuk mengembangkan emosional anak.
Apa yang bisa orang tua lakukan apabila anak sudah terlanjur mengenal gadget?
1. Membuat kesepakatan dengan anak mengenai durasi dan aturan menggunakan gadget
2. Memberikan jadwal anak boleh mempergunakan gadget
3. Perbanyak waktu bermain bersama anak yang menyenangkan baik indoor maupun outdoor misal dengan berenang, bermain air, ke taman, ke kebun binatang, dll
4. Alihkan kegemaran anak dari gadget ke buku. Bacakan cerita, mendongeng, atau berjalan-jalan ke perpustakaan meski anak belum bisa membaca bahkan belum mengenal buku
5. Hindari penggunaan gadget di depan anak karena bagaimanapun anak akan meniru apa yang diperlihatkan orang tua pada anak.
Diatas semua upaya tersebut, selalu sadari bahwa anak adalah amanah Tuhan yang dititipkan pada kita. Sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menjaga dan merawatnya selalu. Semoga kita senantiasa dikuatkan dan diberi petunjuk hingga saatnya nanti dikembalikan pada Pemiliknya.
artikel lengkap di : http://kitadanbuahhati.com/…/bayi-ku-akrab-dengan-gadget.ht…

# refleksi diri..maafin bunda ya halwaa...masih membiarkanmu menggunakan HP di usiamu yg belum genap 2 tahun
# bismillah semoga bisa mengurangi bermain HP di depan anak2.
#semangat memperbaiki diri selalu

Dikirim pada 05 Maret 2015 di kesehatan


1. buka alamat
http://youtubeinmp4.com
2. klik alamat youtube yang akan kita download
3. letakkan alamat youtube yang akan di download di halaman http://youtubeinmp4.com
4.pilih download
5.pilih download mp4
6. save file
selesai..
alhamdulillah
yuk biasakan menggunakan os yang legal ..

semoga hidup semakin berkah.


thanks for Mr M.Ardhi.K yang sdh mengajari linux, dan ilmu komputer yang lain...
smg ilmu nya semakin bermanfaat

Dikirim pada 17 Februari 2015 di Alqur’an dusturuna


.Cara menyemai utk pemula...
Siapkan media semai...terdiri dari sekam bakar+pukan (1:1) atau pasir halus dan pukan ( 1:1)..pilih wadah semai ..misalnya pot kecil atau gls aqua..( bawahnya diberi lubang)..
Tiap pot isi 2-3 seed..lalu timbun dgn media setebal 1/2 cm...basahi media..lalu simpan ditempat teduh..terlindung dari hujan..
Periksa setiap hr..jika kering..basahi lg...
3-20 hr seed akan tumbuh ..masing2 jenis tanaman akan berbeda waktu tumbuh ( sprout )
Stlh tumbuh ..paparkan bbrp jam pd sinar matahari jika daun asli sudah ada 4 lbr...berarti tanaman sdah kuat utk dipindahkan ke pot yg lbh besar atau dilahan..
Jika tumbuh semua seed nya..buang lainnya.. ..sisakan 1 pohon..agar bs tumbuh dgn baik..
Mulai dipupuk dgn dosis rendah..utk npk..1/sdt perliter air...utk poc 1:10

sumber: grup belajar menanam (FB)..by Pak Dhedi Setiadi

Dikirim pada 05 Februari 2015 di Organic Home Garden



UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
Kampus : Jalan Dr.Mansyur No 9, Padang Bulan Medan-20155, Sumatera Utara
Telp: 061-8214033, 8214210
Fax: 061-8211822, 8211633
Website: http://www.usu.ac.id
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
Alamat Jl. Brigjen. H. Hasan Basri, Kotak Pos 219, Banjarmasin 70123, Kalimantan Selatan
Telepon: (0511) 54177, 54195, 361294
Faks.: (0511) 54177, 54195, 361294, 66400
E-mail: unlambjm@bjm.mega.net.id
Website: http://unlam.ac.id/
Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang
Alamat : Jalan Raya Palembang – Prabumulih Km. 32 Inderalaya Sumatera Selatan 30662
Website: http://www.unsri.ac.id
Universitas Andalas Padang
Alamat : Kampus Limau Manis Padang Sumatera Barat 25163
Website: http://www.unand.ac.id
Universitas Lampung
Alamat : Jalan Prof. Dr. Soemantri Brodjonegoro 1 Bandar Lampung
Website: http://www.unila.ac.id
Universitas Udayana Bali
Alamat : Kampus Bukit Jimbaran Badung Bali 80361
Website: http://www.unud.ac.id
Universitas Hasanuddin Makassar
Alamat : Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar Sulawesi Selatan 90245
Website: http://www.unhas.ac.id
Universitas Negeri Padang
Alamat : Jalan Prof. Dr. Hamka Air Tawar Padang Sumatera Barat 25131
Website: http://www.unp.ac.id
Universitas Syah Kuala Aceh
Alamat : Kopelma Darussalam Banda Aceh 23111 Aceh
Website: http://www.unsyiah.ac.id
Universitas Riau
Alamat : Kampus Binawidya Simpang Baru Pekanbaru Riau 28131
Website: http://www.unri.ac.id

Universitas Bangka Belitung
Alamat : Jalan Merdeka No. 4 Pangkalpinang Bangka Belitung 30112
Website: http://www.ubb.ac.id

Universitas Negeri Makassar
Alamat : Kampus UNM Gunungsari Baru Jalan AP. Pettarani Gunungsari Baru Makassar Sulawesi Selatan 90222
Website: http://www.unm.ac.id

Dikirim pada 10 Oktober 2014 di KULIAH


Cara membuat komposternya....
1. Siapkan 2 buah botol, botol 1 untuk menampung sampah sayuran/buah/dll tumbuhan, botol ke 2 untuk menampung air lindi / pupuk organik cairnya (poc)
Untuk botol 1, pilih yg mulut botolnya lebih kecil dibanding botol kedua, karena mulut botol 1 akan masuk ke mulut botol kedua
2. Buat lubang kecil-kecil ditutup botol 1 (sy pake solder utk melubangi) berfungsi sebagai saringan agar sampah sayuran dibotol atas / botol 1 tdk turun ke botol bawah / botol kedua (jadi cairannya saja yg turun menetes ke botol bawah)
Buat lubang ditutup botol ke 2/botol bawah, seukuran mulut botol 1 /botol atas. (Seukuran mulut botol atas tanpa tutupnya ya)
3. Satukan kedua tutup botol dengan cara pasang/Masukkan tutup botol 1/ botol atas ke dlm tutup botol ke 2/ botol bawah.
4. Pasangkan tutup botol yg sdh disatukan ke botol 1 / botol atas dgn cara diputar, (caranya sama aja klo kita nutup botol biasa.... diputar mpe rapat)


5. Pasangkan botol ke 2 / botol bawah ke tutupnya dgn cara diputar juga. (Botolnya yg diputar mpe melekat erat ditutupnya)
6. Potong bagian bawah botol ke 1 / botol atas. Potongan bagian bawah botol ini sy jadikan tutup atasnya, dan sy pasang terbalik. Bagian tengahnya sy beri 1 lubang kecil, lubang ini berfungsi untuk membuang gas yg terjadi selama proses pembusukan sampah .
7. Buat lubang disamping botol 1 / botol atas untuk tempat talinya.
Komposternya dah selesai.... dan siap digunakan.
*** cara melepas dan memasang botol ke 2 / botol bawah :
Untuk mengeluarkan pocnya, lepaskan botol bawah, caranya : pegang tutup botolnya lalu putar botolnya sampai terlepas dari tutupnya (jadi yg diputar itu botolnya, bukan tutupnya, tutup botol tetap melekat dibotol atas)
Begitupun untuk memasang kembali botolnya, pasangkan ditutupnya lalu putar botolnya sampai melekat erat ditutupnya.
*** untuk bahannya, sampah sisa sayuran, buah dan kulitnya, daun2nan, dicacah lalu dibasahi lembab dengan larutan mol atau em4, aduk rata lalu masukkan ke botol/ komposternya
*** bila sdh menyusut, tambahkan lagi sampahnya.... prosesnya sama dengan diatas (dicacah dan dibasahi lembab dgn mol/em4)
sumber: penulis Nur Idawati M di grup belajar menanam

Dikirim pada 18 September 2014 di Organic Home Garden
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

friendly, ...yuk semangat,sholihah, cerdas, n ikhlas. Muslimah itu anugerah terindah dunia. ia lembut tp tidak lemah---mpesona tp bersahaja...ia tahu bgmana menjaga izzah dirinya..ia mengerti bgmna mnjaga akhlaq dan kemuliaannya..itulah yg membuatnya istimewa dibanding wnta lainnya. ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata terindah di dunia.. wa akherat...tetap semangat More About me

BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 854.781 kali


connect with ABATASA