0


Siapa yang tidak pernah satu kali pun melihat batita aktif menggunakan gadget? Bahkan kita pernah mendengar pengakuan dari teman atau saudara bahwa anaknya yang belum genap 2 tahun sudah akrab dan fasih membuka gadget dan youtube. Marc Prensky menyebut anak-anak itu adalah digital native, yaitu anak-anak yang lahir di era digital dimana mereka sudah terpapar teknologi sejak lahir. Istilah “Digital Native” pertama kali Marc kenalkan pada tahun 2001 melalui jurnal “On The Horizon” yang diterbitkan oleh MCB University Press.
Gadget merupakan benda keseharian yang tidak asing lagi bagi para digital native. Mereka lebih pintar menggunakan gadget daripada orangtuanya yang disebut Digital Immigrant oleh Marc. Ketimpangan ini memunculkan permasalahan tersendiri, namun untuk tidak kita bahas kali ini.
Gadget seringkali menjadi penyelamat bagi para ibu karena dapat membantu anaknya tenang pada saat kesibukan rumah harus diselesaikan, sementara anak tak ada yang mengasuh. Ada pula orang tua yang memberikan gadget kepada anaknya sebagai sarana edukasi. Namun ada juga yang dikarenakan tidak tega kepada sang anak karena melihat sepupu yang sudah diberi ‘mainan’ tab.
Ternyata, Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat dan Kanada (the American Academy of Pediatrics) menekankan anak usia 0-2 tahun tidak boleh terpapar gadget sama sekali. Hal ini tentunya bukan tanpa alas an. Ada bukti kuat bahwa anak yang sudah terpapar dengan layar sebelum usia 2 tahun, akan mengalami gangguan pengelihatan, defisit perhatian, gangguan dalam perkembangan bahasa, membaca, penurunan kemampuan konsentrasi dan daya ingat jangka pendek (edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anak-anak), adiksi, serta resiko lebih tinggi untuk terpapar radiasi. Tidak ditemukan munculnya kata-kata baru yang dipelajari dari program video yang dirancang untuk meningkatkan kosa kata anak usia 12-18 bulan (Penelitian DeLoache dkk pada tahun 2010). Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan efektif bagi mereka.
Fakta lain dari Tomopoulos (2011) mengatakan bahwa stimuli yang didapat anak usia di bawah 3 tahun dari layar belum dapat mereka pahami. Stimuli dari layar tidak dapat memberikan interaksi dua arah sehingga anak tidak dapat belajar membaca ekspresi, dan yang terpenting merasakan afeksi dari lawan bicaranya melalui nada bicara dan bahasa tubuh; padahal anak-anak terlahir untuk berinteraksi dengan manusia dan belajar melalui interaksi tersebut. Dari beberapa hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa no gadget at all untuk anak di bawah 2 tahun.
Jadi, bagaimana solusinya?
Pada usia 0-2 tahun, menurut Piaget, anak berada pada tahapan sensorimotor. Pada tahap ini, anak sedang mengembangkan seluruh panca indranya, belajar dari gerak rekfleks, mempelajari bahasa pertama, belajar berbicara, belajar berjalan, mempelajari kebiasaan baru serta melakukan trial and error. Masa ini membutuhkan stimulasi agar berjalan dengan optimal. Gadget memang menjadi salah satu alat dalam memberi stimulasi namun hanya pada bagi penglihatan dan pendengaran, sementara anak punya sensori lain yang juga butuh dikembangkan.
Stimulasi merupakan kunci utama dalam proses pertumbuhan anak pada usia 0-2 tahun, Dari hasil penelitian Martha Farah, Direktur Center for Neuroscience and Society di the University of Pennsylvania, menyimpulkan bahwa stimulasi kognitif anak akan memiliki dampak signifikan jika anak distimulasi menggunakan buku, mainan yang mendidik dan alat musik yang nyata. Itu karena si kecil bisa mengenal langsung huruf, warna, angka secara langsung tanpa perantara layar kaca.
Selain itu Farah dan timnya juga menyimpulkan bahwa anak akan lebih lancar berbahasa jika distimulasi mengunakan benda-benda yang nyata. Penelitian yang dilakukan Farah ini juga didukung oleh penulis buku anak Jamie Loehr, MD dan Jen Meyers. Menurut mereka anak-anak pada usia batita memerlukan interaksi yang berasal dari orang tua dan pengasuh untuk merangsang otak mereka.
Mereka menyarankan untuk perkembangan kognitif anak usia 0-12 bulan, orangtua disarankan untuk lebih sering membacakan dongeng supaya mereka terbiasa dengan suara. Selain itu anak juga harus dibiasakan bermain dengan cermin sehingga mereka bisa melihat wujud dan gerakan mereka sendiri.
Selain itu orangtua juga dapat menstimulasi anak dengan memperdengarkan lantunan ayat suci Al-quran, lagu-lagu untuk memperkenalkan beragam hal, bacaan doa, dll. Perbanyak sentuhan dan pelukan untuk mengembangkan emosional anak.
Apa yang bisa orang tua lakukan apabila anak sudah terlanjur mengenal gadget?
1. Membuat kesepakatan dengan anak mengenai durasi dan aturan menggunakan gadget
2. Memberikan jadwal anak boleh mempergunakan gadget
3. Perbanyak waktu bermain bersama anak yang menyenangkan baik indoor maupun outdoor misal dengan berenang, bermain air, ke taman, ke kebun binatang, dll
4. Alihkan kegemaran anak dari gadget ke buku. Bacakan cerita, mendongeng, atau berjalan-jalan ke perpustakaan meski anak belum bisa membaca bahkan belum mengenal buku
5. Hindari penggunaan gadget di depan anak karena bagaimanapun anak akan meniru apa yang diperlihatkan orang tua pada anak.
Diatas semua upaya tersebut, selalu sadari bahwa anak adalah amanah Tuhan yang dititipkan pada kita. Sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menjaga dan merawatnya selalu. Semoga kita senantiasa dikuatkan dan diberi petunjuk hingga saatnya nanti dikembalikan pada Pemiliknya.
artikel lengkap di : http://kitadanbuahhati.com/…/bayi-ku-akrab-dengan-gadget.ht…

# refleksi diri..maafin bunda ya halwaa...masih membiarkanmu menggunakan HP di usiamu yg belum genap 2 tahun
# bismillah semoga bisa mengurangi bermain HP di depan anak2.
#semangat memperbaiki diri selalu

Dikirim pada 05 Maret 2015 di kesehatan


[PANDUAN]
Oleh Mia Ilmiawaty Saadah pada 19 Oktober 2012 pukul 12:17
Berdasarkan panduan MP-ASI WHO, pemberian sumber lemak tambahan dapat dimulai sejak usia 6 bulan. Setelah 2 minggu pertama dikenalkan dengan menu tunggal, masuk minggu ketiga bayi dapat segera dikenalkan dengan aneka protein hewani, nabati dan sumber lemak tambahan. Sumber lemak tambahan dapat berupa minyak, mentega, margarin dan santan. Berikan variasi sumber lemak setiap hari, sesuaikan dengan penggunaan rumah tangga sehari-hari. Berikut ulasan mengenai beberapa sumber lemak tambahan yang dapat diberikan.

Margarine adalah makanan yang cukup akrab untuk keluarga Indonesia. Sejak kecil, yang kita tau pasangan roti itu salah satunya adalah dengan margarine. Anehnya, margarine yang kita kenal sejak dulu itu sering disebut “mentega”, padahal mentega sesungguhnya justru agak jarang ditemukan di dapur keluarga Indonesia dan baru belakangan ini saja mulai marak digunakan.

Mentega (butter) adalah produk olahan susu (biasanya sapi) yang biasanya terdiri dari lemak, air dan protein susu, sementara margarine adalah ‘pengganti’ mentega yang terbuat dari lemak nabati yang pembuatannya menggunakan proses yang disebut dengan partially hydrogenation (proses hirogenasi sebagian). Proses ini bertujuan untuk mengubah bentuk lemak nabati menjadi lebih padat. Banyak orang yang menyangka, karena mentega mengandung banyak asam lemak jenuh (saturated fat) yang terkenal bisa meningkatkan kadar lemak dan kolesterol jahat di dalam tubuh, margarine merupakan alternatif yang lebih sehat. Benarkah begitu?

Dari berbagai sumber yang saya baca, walaupun margarine mengandung lemak nabati, bukan berarti kita bisa mengkonsumsinya tanpa batas. Justru ada satu hal yang harus diwaspadai dari banyak produk margarine, yaitu kandungan trans fat (asam lemak trans) yang tinggi. Seperti saturated fats, trans fat juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan resiko penyakit jantung. Lebih parahnya lagi, trans fat juga bisa menyebabkan penurunan kolesterol baik di dalam tubuh kita.

Hal ini saya tanyakan kepada Arief T Nur Gomo, seorang ahli pangan yang juga merupakan anggota Persatuan Ahli Teknologi Pangan Indonesia. Ia membenarkan.

“Produk margarine biasanya dibuat dengan proses yang disebut dengan partially hydrogenation (proses hirogenasi sebagian) karena pada intinya proses ini tidak merubah seluruh asam lemak tak jenuhnya menjadi jenuh. jadi hanya merubah sebagian asam lemak tak jenuh menjadi jenuh. Oleh sebab itu margarine disebut mengandung partially hydrogenated oil. Pada proses partially hydrogenation ini juga biasanya menggunakan katalis logam Nikel. Pada proses ini asam lemak tak jenuh dirubah menjadi asam lemak jenuh dan juga menghasilkan trans fat (asam lemak trans).”

Semakin padat (solid) tekstur produk margarin, semakin tinggi kandungan trans fat di dalamnya.

Agak ngeri ya? Anak-anak kan biasanya suka banget makan roti pake margarine. Jadi yang mana sebaiknya yang lebih baik kita konsumsi, mentega atau margarine?

“Setiap bahan punya kelebihan dan kekurangan. Yang harus dibetulkan menurut saya yaitu cara pengolahan dan cara konsumsinya. Butter digunakan dalam pembuatan kue untuk mendapatkan tekstur dan citarasa yang enak. Kandungan vitamin pada butter juga baik untuk kesehatan. Demikian juga dengan margarine.” kata Arief.

Bagaimana dengan produk margarine yang terbuat dari minyak nabati yang diklaim “baik” untuk kesehatan, seperti canola oil? Apakah margarine jenis ini lebih sehat untuk dikonsumsi?

“Tidak juga,” kata Arief menegaskan. “Jika dia melewati proses partially hydrogenated tetap saja hasilnya sama dengan yang dibuat dari palm oil. Justru yang dari canola, karena asam lemak tak jenuhnya lebih banyak dibandingkan dengan palm oil, maka semakin banyak asam lemak tak jenuhnya yang diubah menjadi jenuh. maka terbentuk pula lah asam lemak trans yang lebih banyak.”

Tulisan ini saya tulis bukan untuk menakut-nakuti ya moms. Saya hanya ingin mengajak mommies untuk lebih melihat lebih dalam lagi ke produk-produk makanan yang kita dan keluarga konsumsi sehari-hari, yang biasanya diklaim “sehat” oleh produsennya. Memang kita sendiri yang harus lebih cermat untuk mencari informasi, mana yang sehat betulan dan mana yang tidak.

Kembali ke soal penggunaan mentega dan margarine, Arief membagi beberapa tip yang bisa menjadi pilihan yang lebih sehat:

Untuk menggoreng pilihlah yang kandungan asam lemak jenuhnya lebih banyak seperti minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit.
Margarine atau mentega lebih aman digunakan jika TIDAK MELALUI PROSES PEMANASAN
Gunakan low fat butter untuk olesan dengan pertimbangan kandungan lemaknya lebih sedikit.
Untuk menumis; margarine, butter atau minyak seperti canola dan zaitun, bisa digunakan.
ijaksana mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung margarine atau butter.
Konsumsi minyak/fat yang baik bisa diperoleh dari bahan-bahan yang mengandung asam lemak tak jenuh misalnya minyak ikan, minyak zaitun, minyak canola.
Pada saat membeli produk mentega atau margarine, jangan lupa cek Nutrition Facts labelnya juga ya moms. Cari produk yang mengandung trans fat dan saturated fat yang paling sedikit.

sumber: http://mommiesdaily.com/2010/12/16/margarine-vs-mentega-mana-yang-lebih-baik/

*****

Oiya aku tambahkan juga yaaa... Penjelasannya Pak Wied Harry A

Sekian puluh tahun lalu, margarin (margarine) diunggulkan sebagai pengganti mentega (butter) yang aman dan lebih sehat, karena dibuat dari bahan nabati, yakni minyak goreng. Namun riset terakhir menemukan adanya kandungan dominan lemak trans, jenis lemak jahat. Lemak trans terbentuk akibat proses pengerasan minyak goreng menjadi margarin agar mudah dioleskan. Asupan tinggi dan terus-menerus lemak trans dapat meningkatkan kandungan lemak darah (kolesterol/trigliserida), sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Meskipun lemak jenuh juga memiliki efek serupa jika dikonsumsi berlebihan dan terus-menerus, tetapi efek buruk lemak trans lebih signifikan. Anak-anak maupun orang dewasa harus menanggung akibat yang sama.

Karena itu, anjuran saya, coret saja bahan ini dari daftar belanjaan. Hati-hati dengan makanan, cake, kue kering, pastry dll yang umumnya menggunakan margarin. Sumber lain lemak trans adalah minyak jelantah (minyak bekas menggoreng yang sudah kental), mentega putih/korsvet/shortening
(biasanya ditambahkan dalam minyak goreng untuk fast food, misalnya fried chicken, agar bagian luarnya renyah tapi bagian dalamnya moist; sering digunakan juga dalam adonan pastry agar kue memiliki lapisan serpihan yang bagus).

Untuk memasak, saya lebih menganjurkan penggunaan minyak goreng kelapa.
Untuk cake/kue, boleh menggunakan minyak goreng maupun mentega (butter).

*****

Santan

Kelapa berlimpah dengan kandungan lemak sehat asam lemak laurat, zat yang juga banyak terdapat dalam air susu ibu (ASI). Dalam ASI, asam lemak laurat bermanfaat menunjang pertumbuhan otak dan kecerdasan bayi. Bagi orang dewasa, asam lemak laurat berguna untuk memperlambat fungsi mengingat dan munculnya kepikunan. Namun sayangnya asam lemak laurat sangat mudah rusak pada suhu tinggi.

Dalam pembuatan minyak murni kelapa VCO (virgin coconut oil) santan dipanaskan pada suhu rendah (maksimum 60 ºC), sehingga kandungan lemak sehatnya relatif tidak mengalami kerusakan. Sebaliknya, ketika kita memasak, santan dipanaskan hingga mendidih, bahkan sengaja dididihkan lama hingga berminyak-minyak. Akibatnya, lemak sehatnya rusak dan yang tertinggal adalah kandungan lemak jenuhnya. Jadi, bukan santannya yang jahat, tetapi kesalahan kita memasaknya yang membuat kandungan lemak jenuh dalam santan menjadi dominan.

Mengetahui kelebihan tersebut, kita jadi lebih mudah mengawinkan antara pengetahuan kuliner dengan pengetahuan nutrisi, untuk menghasilkan makanan enak yang sehat dan alami. Caranya, manfaatkan santan segar, yakni santan yang dibuat dari kelapa parut yang diperas dengan air masak – dan untuk campuran masakan, santan *tidak dipanaskan*. Dengan tidak memanaskan santan segar, maka kandungan lemak sehatnya (asam laurat) akan terjaga. Trik ini membuat kita bisa mendapatkan makanan yang gurih lezat, sekaligus juga sehat.

[sumber: wied harry]
*****

Saran HHBF:

setiap kali akan menggunakan bahan-bahan tersebut di atas, ada baiknya kita kembalikan lagi ke tujuan awal ortu memberikan untuk anak yaitu sebagai sumber lemak. mengapa lemak penting bagi anak, karena lemak juga dibutuhkan untuk berbagai kebutuhannya selama bertumbuh dan berkembang. karena tujuan itu, tidak perlu kita membabi buta menghalalkan segala cara memberi sumber lemak kepada anak. pilih yg paling sehat, paling mudah didapat di sekitar kita. jangan selalu terpaku kalau sumber lemak harus butter, harus EVOO, dan lainnya yang sekiranya sulit didapati di sekitar para ortu sekalian. sumber lemak, santan segar dan minyak kelapa sangat mudah didapat di sekitar kita sebagai bahan pangan lokal di Indonesia. ngga perlu bingung dan maksain, hehehe. gunakan margarine atau butter sewajarnya, sesuai petunjuk kesehatan menurut para ahli di atas.




Dikirim pada 16 Juli 2014 di kesehatan


Pure Labu Kuning
Bahan
¼ labu kuning (labu parang)
2-3 potong brokoli
Asi secukupnya
Cara membuat:
Bersihkan labu
Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi
Rebus Labu, saat sudah setengah matang, masukkan brokoli; masak sampai matang
Blender labu, brokoli, saring; sajikan, bisa ditambahkan dengan asi
Note: brokoli/wortel bisa diganti dengan ikan teri basah/salmon

Pure kentang
Bahan:
1 kentang besar / 2 kentang kecil
2-3 potong brokoli / wortel secukupnya
Asi secukupnya
Cara membuat:
Bersihkan kentang
Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi (bila wortel, setelah di bersihkan cukup dicuci saja)
Rebus kentang, saat sudah setengah matang, masukkan brokoli/wortel; masak sampai matang
Blender kentang, brokoli/wortel, saring; sajikan, boleh ditambah dengan asi
Note: brokoli/wortel bisa diganti dengan ikan teri basah/salmon

Pure Ubi Ungu/ Ubi Jalar
Bahan:
- 1 ubi ungu/ubi jalar besar
- 2-3 potong brokoli / wortel secukupnya
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Bersihkan ubi ungu/ubi jalar
- Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi (bila wortel, setelah di bersihkan cukup di cuci saja)
- Rebus ubi, saat sudah setengah matang, masukkan brokoli/wortel; masak sampai matang
- Blender ubi, brokoli/wortel saring; sajikan, boleh ditambah asi
Note: brokoli/wortel bisa diganti dengan ikan teri basah/salmon

Pure pisang
Bahan:
- 1 buah Pisang
- 1 buah jeruk manis
Cara membuat:
- Pisang dikupas dan di haluskan
- Jeruk di potong dan peras
- Campur pisang dan jeruk; sajikan

Pure melon
Bahan:
- 4 iris sedang buah melon
Cara membuat:
- Kupas dan buang biji melon.
- Haluskan.

Pure pepaya jeruk
Bahan:
- 1 iris sedang pepaya
- 1 buah jeruk
Cara membuat:
- Pepaya di kupas dan di cuci, potong kecil-kecil. Masukkan potongan ke dalam air hangat
- Jeruk di potong dan di peras.
- Blender pepaya dan jeruk; sajikan

Pure apel
Bahan:
- 1 buah apel manis matang
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Apel dikupas, buang bagian tengah, cuci sampai bersih, potong 4 bagian
- Kukus di atas api sedang 5-10 menit
- Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, blender, sajikan, boleh ditambah asi

Nasi tim ayam
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- Fillet dada ayam kampung
- 2-3 potong brokoli/wortel
- Sejumput kacang merah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Bersihkan fillet dada ayam; tiriskan
- Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi (bila wortel, setelah di bersihkan cukup di cuci saja)
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak dengan api sedang
- Bila beras sudah setengah matang, tambahkan air
- Masukkan fillet dada ayam, brokoli/wortel, kacang merah; masak dengan api kecil
- Bila sudah masak, blender semua bahan2; saring; sajikan boleh ditambah asi
Note: bila masih ada airnya, jangan dibuang. Berikan kaldu saat anak disuapi nasi tim saring

Nasi tim ikan salmon
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- 2-3 potong fillet ikan salmon
- Segenggam bayam hijau
- Sejumput kacang merah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Bersihkan fillet ikan salmon; tiriskan
- Cuci bayam hijau dan kacang merah; tiriskan
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak dengan api sedang
- Bila beras sudah setengah matang, tambahkan air
- Masukkan fillet ikan salmon, bayam hijau, kacang merah; masak dengan api kecil
- Bila sudah masak, blender semua bahan2; saring; sajikan, boleh ditambah asi

Nasi tim merah
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- Segenggam bayam merah
- Sejumput kacang merah
- sejumput ikan teri medan basah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bayam merah; tiriskan
- Cuci teri medan basah; tiriskan
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak dengan api sedang
- Bila beras sudah hampir matang, tambahkan air
- Masukkan kacang merah dan teri basah
- Bila sudah matang, masukkan bayam merah; masak sampai bayam merah matang (cukup sebentar saja supaya gizinya tidak hilang)
- Bila sudah masak, blender semua bahan2, saring; sajikan, boleh ditambah asi

Nasi tim sehat
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- Segenggam bayam hijau
- 2-3 potong brokoli
- 2-3 potong wortel
- Sejumput kacang merah
- Sejumput teri medan basah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bayam hijau; tiriskan
- Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi; tiriskan
- Cuci bersih wortel; tiriskan
- Cuci bersih kacang merah; tiriskan
- Cuci bersih teri medan basah; tiriskan
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak dengan api sedang
- Bila beras sudah setengah matang, tambahkan air
- Masukkan wortel, kacang merah, teri medan basah; setelah hampir masak, masukkan bayam hijau masak sampai bayam hijau matang (cukup sebentar saja supaya gizinya tidak hilang)
- Bila sudah masak, blender semua bahan2, saring; sajikan, boleh ditambah asi

Pasta
Bahan:
- segenggam macaroni
- ½ potong tomat
- 2-3 potong wortel
- 2-3 potong fillet ikan salmon
- Sejumput kacang merah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bersih fillet ikan salmon tomat, wortel dan kacang merah; tiriskan
- Cuci bersih macaroni; masak dengan api sedang
- Bila macaroni hampir matang, masukkan fillet ikan salmon tomat, wortel dan kacang merah
- Bila sudah masak, blender semua bahan2, saring; sajikan, boleh ditambah asi

Nasi tim daging giling
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- Sejumput daging sapi giling
- 2-3 potong brokoli
- Sejumput kacang merah
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bersih daging sapi giling; tiriskan
- Cuci bersih brokoli, rendam air garam sebentar lalu cuci lagi; tiriskan
- Cuci bersih kacang merah; tiriskan
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak beras dan daging sapi giling dengan api sedang
- Bila beras sudah setengah matang, tambahkan air sedikit
- Masukkan kacang merah; bila hampir matang, masukkan brokoli
- Bila sudah masak, blender semua bahan2; saring; sajikan, boleh tambah asi
Note: bila masih ada airnya, jangan dibuang. Berikan kaldu saat anak disuapi nasi tim saring

Nasi tim tahu
Bahan:
- Beras hitam dan beras merah (perbandingan 1:1 atau ½ sendok makan beras hitam, ½ sendok makan beras merah)
- 1 buah tahu cina
- ½ tomat
- 2-3 potong ikan salmon fillet
Cara membuat:
- Cuci bersih ikan salmon fillet
- Tomat di bersihkan bijinya dan di cuci bersih
- Cuci beras merah dan beras hitam; masak beras dan daging sapi giling dengan api sedang
- Bila beras sudah setengah matang, masukkan ikan salmon fillet
- Bila beras hampir matang, masukkan tomat dan tahu
- Bila sudah masak, blender semua bahan; saring; sajikan, boleh tambah asi

Bubur beras merah dan kacang hijau
Bahan
- Beras merah 1 sdk makan
- Kacang hijau 1 sdk makan
- Segenggam daun bayam hijau
- 1 potong tomat
- 2-3 potong wortel
- Asi secukupnya
Cara membuat:
- Bayam , wortel di cuci bersih; tiriskan
- Tomat di bersihkan bijinya dan di cuci bersih; tiriskan
- Cuci beras merah dan kacang hijau; masak beras, kacang hijau dan wortel dengan api sedang
- Bila beras merah dan kacang hijau hampir masak, masukkan bayam dan tomat
- Bila sudah masak, blender semua bahan, saring; sajikan, boleh tambah asi

Kaldu Sayuran
Resep kaldu sayuran yang tujuannya juga sama, bikin makanan si kecil tetep enak meskipun gak pake gula garam. Fresh from the oven dan home made yang pastinya lebih sedap dan sehat.
Bahan-bahan :
500 gr tulang ayam, ambil tulang punggung
1 liter air
1 buah wortel, potong-potong
1/2 bawang bombay ukuran besar, iris-iris kasar
2 lembar daun salam
2 batang seledri, iris kasar
Cara membuat :
Didihkan air, kemudian masukkan tulang ayam. Rebus terus dengan api kecil sampai tersisa 750 ml air.
Masukkan semua bahan lain, lanjutkan merebus selama 15 menit.
Angkat dan saring.
Kaldu siap dipakai atau disimpan sebagai stok.

Kaldu Kaki Ayam
Resep kaldu kaki ayam untuk meningkatkan cita rasa makanan si kecil, biarpun walo gak pake gula garam rasa tetep enaaak….
Bahan-bahan :
5 buah kaki ayam
1 liter air
1 batang daun bawang, iris halus
1 buah tomat, iris halus
2 lembar daun salam
2 btg seledri
Cara membuat :
Didihkan air, masukkan kaki ayam dan rebus dengan api kecil hingga air tersisa 3/4 nya (750 ml)
Masukkan bahan lain dan lanjutkan merebus selama 15 menit.
Angkat dan saring.
Kaldu siap dipakai atau disimpan sebagai stok

Penambahan asi ke dalam mp-asi tidak wajib, hanya sebagai jembatan rasa pada awal pengenalan mp-asi setelah 6 bulan pertama bayi hanya mengenal rasa asi.
ditulis oleh Mia dari grup HHBF

Dikirim pada 18 Juni 2014 di kesehatan


Resep Soto Kecik
Desember 7, 2009 oleh bungaimpian
Sumber: Yani Larasaty
Bahan-bahan:
1 batang daun bawang, iris halus
1 batang seledri, iris halus
1/2 kg daging/tetelan ato 1/2 ekor ayam, rebus, potong sesuai selera
150 gram taoge pendek, bersihkan
bawang merah goreng secukupnya
75 gram soun, rendam air hangat, tiriskan
kecap manis secukupnya
kerupuk
Bumbu kuah :
1 cm lengkuas
1 sendok teh garam
1 sendok teh merica, sangrai
1500 cc air
3 sendok makan minyak sayur
5 buah kemiri
5 siung bawang putih
Sambal kacang :
1/4 kg kacang tanah, goreng
5 cabe rawit merah * 5 cabe merah besar
2 siung bawang putih, goreng
garam secukupnya
2 sdm air asam jawa / atau perasan air jeruk limau
gula merah secukupnya
Sambel cabe :
15 buah cabai rawit, rebus, haluskan
Cara membuat:
* Rebus daging hingga empuk, potong sesuai selera atau Goreng ayam dalam minyak yang panas dan banyak hingga kecoklatan dan kering, angkat, tiriskan, lalu ambil dagingnya, suwir-suwir,sisihkan.
* Siram tauge dengan air panas, tiriskan, begitu juga dengan soun.
* Haluskan merica, bawang putih, dan kemiri, lalu sisihkan.
* Panaskan minyak sayur, lalu masukkan bumbu yang telah dihaluskan, tumis hingga harum dan matang, angkat.
* Didihkan air, masukkan tumisan bumbu halus, aduk rata, lalu masak di atas api kecil hingga mendidih, angkat. Bisa juga daging rebus dimasukkan ke dalam kuah.
* Letakkan tauge, soun, irisan daun bawang/seledri, bawang goreng, beri kecap, sambal kacang, sambal cabe, kerupuk. daging rebus, atau ayam suwir dalam mangkuk.
* Siram dengan kuah.



Dikirim pada 28 Oktober 2013 di kesehatan
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

friendly, ...yuk semangat,sholihah, cerdas, n ikhlas. Muslimah itu anugerah terindah dunia. ia lembut tp tidak lemah---mpesona tp bersahaja...ia tahu bgmana menjaga izzah dirinya..ia mengerti bgmna mnjaga akhlaq dan kemuliaannya..itulah yg membuatnya istimewa dibanding wnta lainnya. ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata terindah di dunia.. wa akherat...tetap semangat More About me

BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 854.784 kali


connect with ABATASA