0





الحمد لله الذي أرسل رسوله بالهدى ودين الحق وأيده بالحفظ والنصرة، وأعزّ أصحابه الطيبين الطاهرين والصلاة والسلام على سيد الأولين والآخرين، إمام الغر المحجلين، سيدنا محمد الأمين، وعلى آله وأصحابه الميامين . اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ وَنَصَرَهُ وَوَالاَهُ.
أَمَّا بَعْدُ, فَيَا عِبَادَ اللهِ, أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّاىَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَتَزَوَّدُوْا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى
dakwatuna.com - Ternyata di dunia modern sekarang ini masjih ada penjajahan. Di dunia yang sudah maju ini masih ada upaya etnis cleansing. Di dunia yang bebas ini masih ada tembok rasial. Di dunia yang demokratis ini masih ada blokade. Itulah yang terjadi di negara Palestina.
(Beridinya Negara Penjajah Zionis tahun 1948 ketika itu terjadi Nakba atau tragedi bagi rakyat sipil Palestina. Data per tahun 1950, jumlah pengungsi Palestina mencapai 711.500 jiwa. Pembangunan Tembok Pembatas sepanjang 730 km)
Satu juta rakyat, warga sipil tak berdosa menghuni penjara besar bernama Gaza karena mereka diblokade, selama tiga tahun. Tidak ada suplai bahan makanan, tidak ada bahan bakar, tidak ada alat kesehatan dan obat-obatan. Padahal di akhir 2008 Gaza dibombardir dengan bom-bom pemusnah massal. Rumah tak tersisa, kampus runtuh, rumah sakit dan fasilitas umum hancur. Ribuan rakyat sipil terbunuh, anak-anak, perempuan dan orang tua menjadi korban. (Data korban invasi Zionis Israel pada akhir tahun 2008 adalah 1.440 gugur, 431 anak-anak, 5.380 luka-luka, 1.872 anak-anak. 100.000 pengungsi IDP, Kerugian Material US$ 2,9 Milyar Dollar)
Di tengah suasana gawat bagi keberlangsungan kehidupan di Gaza sekarang ini, tergeraklah dunia internasional untuk membantu secara kongkrit bagi pembebebasan blokade Gaza dan membantu pembangunan dan penyelamatan rakyatnya.
Namun, yang namanya penjajah tidak mau menerima upaya apapun dan dari mana pun untuk menyelamatkan wilayah jajahannya, sehingga dengan kalang kabut dan membabi buta menyerang dan membajak Kapal Freedom Flettilo dengan misi kemanusiaan yang diikuti lebih dari empat puluh negara dunia, tanpa pandang agama dan bahasa.
Bahkan tidak hanya kala ini saja upaya pembelaan dari berbagai kalangan, lintas agama dan bangsa untuk menyudahi penjajahan di Palestina, tercatat seorang aktivis Hak Asasi Manusia berwarga kenegaraan Amerika, Rachel Corrie menjadikan dirinya tumbal bagi kemerdekaan Palestina meskipun akhirnya dirinya dilindas kendaraan berat Israel. Dunia menjadikan pengorbanan wanita muda ini sebagai simbol pembelaan warga negara yang tertindas atas arogansi penjajah Israel.
Issu palestina tidak lagi menjadi issu agama semata, tapi lebih jauh dari itu menembus issu kemanusiaan, issu universal dan issu keadilan dunia. Siapapun tersentak dengan sikap arogansi Israel dengan membajak kapal bantuan kemanusiaan.
Ada apa dengan Zionis Israel?
Sepanjang sejarah berdirinya negara penjajah Zionis Israel semenjak tahun 1948, tidak pernah menunjukkan niat baik bagi wilayah-wilayah di sekitarnya. Tidak pernah mengindahkan resolusi-resolusi dunia Internasional. (Konferensi Perdamaian Madrid (1991), Oslo (1993), Sharm Al Sheikh (1999), serta Peta Jalan Perdamaian (Road Map for Peace 2003) gagasan Quartet (AS, Rusia, PBB, dan UE). Resolusi dan kesepakatan itu semua tidak ada satupun yang dilaksanakan penjajah Zionis Israel. Israel seakan berdiri di atas hukum.
Bahkan yang terlihat adalah sikap arogan; seperti yang ditunjukkan PM. Benyamin Netanyahu dalam pidatonya tanggal 14 Juni 2009 menyatakan hanya akan menyetujui pembentukan negara Palestina apabila Palestina dapat memenuhi tiga syarat yaitu: Pertama, Negara Palestina harus tanpa kekuatan militer. Kedua, Negara Palestina juga tidak memiliki penguasaan atas ruang udara dan garis perbatasan. Ketiga, Negara Palestina juga harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi dan Yerusalem sepenuhnya merupakan ibukota Israel.
Sehingga wajar kalau seorang Paus Benediktus ketika dimintai komentarnya terkait prospek perdamaian di Timur Tengah mengatakan: “Tidak ada solusi bagi perdamaian di Palestina sampai Tuhannya Muhammad turun ke bumi. Karena Yahudi tidak kenal kecuali bahasa perlawanan dan kekerasan. Coba lihat Kitab umat Islam, di sana disebutkan; “Sekali-kali tidak akan (Lann) rela kelompok Yahudi terhadap umat Islam sampai umat Islam mengikuti millah mereka. Bebeda dengan kami umat Nashrani, ungkapan yang digunakan berbunyi “tidak / laa” yang artinya bisa ada kesepahaman dan sikap kompromi. Karena itu, umat Islam bisa berdialog dengan kami.”
Allah swt. berfirman:
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” Al-Baqarah:120
Sikap Indonesia Terhadap Problem Palestina
Indonesia berhutang budi dengan Palestina, Mengapa? Karena ternyata setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945, Mufti Agung Palestina dan Pemimpin Palestina di Pengasingan, Syaikh Amin Al-Husaini menyerukan kepada seluruh pemimpin Arab untuk memberikan pengakuan, dan mengulurkan bantuannya terhadap Republik Indonesia yang baru berdiri.
Bahkan beliau Mufti Agung Palestina Syaikh Amin Al-Husaini langsung memimpin Dewan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (Lajnah Difa’i An Indonesy) yang didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945, beranggotakan Sekjen Liga Arab Dr. Shalahuddin Pasha, dan Menteri Pertahanan/Kepala Staf Angkatan Perang Mesir, Jenderal Saleh Harb Pasha. (sumber makalah Direktur Timur Tengah Departemen Luar Negeri RI)
Karena itu, Posisi dasar Indonesia adalah secara konsisten mendukung perjuangan bangsa Palestina berdasarkan Resolusi DK-PBB No. 242 (1967) dan No. 338 (1973), yang menyebutkan pengembalian tanpa syarat semua wilayah Arab yang diduduki Israel dan pengakuan atas hak-hak sah rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri, mendirikan negara di atas tanah airnya sendiri dengan al-Quds as-Syarif (Jerusalem Timur) sebagai ibukotanya serta prinsip “land for peace”.
Sejalan dengan amanat konstitusi (Pembukaan UUD 1945) dan sebagai bagian dari dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebelum tercapai penyelesaian damai secara menyeluruh terhadap konflik Arab-Israel.
Sikap tegas ini wajar karena bahkan harus ditempuh, karena menjadi bagian amanat Undang-Undang Dasar 45, yaitu anti penjajajah, dan karena itu segala bentuk penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Juga partisipasi aktif Indonesia dalam proses perdamaian Timur-Tengah merupakan pengejawantahan dari amanat konsitusional, sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, yakni ”ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan atas kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Masih adakah orang atau kelompok di negara ini yang berpendapat, “Apa urusannya kita dengan Palestina, Mengapa kita susah-suah bantu mereka? Toh, di negeri ini banyak permasalahan demi permasalahan?” Atau ada kelompok yang tetap getol memperjuangkan dibukanya hubungan diplomati RI dengan Israel, wal iyadzubillah.
Kita tidak boleh hidup secara egois, betul negeri ini banyak ragam krisis, kesulitan dan permaslahan besar lainnya, tapi kita harus tetap membantu warga dunia lainnya terutama Palestina yang dinistakan negara penjajah Zionis Israel. Sebab, konflik yang terjadi bahkan dengan eskalasi politik yang memanas yang terjadi di dunia Timur Tengah akan mempengaruhi perekonomian kita secara langsung, dengan naiknya harga minyak dunia. Indonesia kena dampaknya dari kenaikan minyak tersebut.
Kekerasan yang terjadi di Timur Tengah bahkan dunia Islam, akan memicu kelompok-kelompok Islam untuk membela mereka, akan menumbuhkan solidaritas perjuangan melawan kedzaliman yang dialami saudara-saudara mereka. Sehingga kita melihat, Indonesia mestinya menjadi korban terorisme, bukan pelaku terorisme. Selagi masih ada kedzaliman di dunia Islam, maka jangan salahkan jika umat Islam menunjukkan solidaritasnya. Sehingga kedzaliman dan penjajahan harus disudahi. Bangun tata dunia baru yang berkeadilan dan lebih damai.
Lebih lagi, Palestina wabil khusus Masjidil Aqsha menempati kedudukan yang mulia dan terhormat di mata umat Islam; Al-Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam. Masjidil Aqsha tempat Rasulullah saw. Mi’raj ke Sidradul Muntaha langit tujuh. Masjidil Aqsha menjadi 3 tempat yang sangat dianjurkan untuk diziarahi, dan berbagai posisi mulia di agama ini.
Bahkan ada salah satu cara yang bisa mejadikan segala problematika bangsa ini terurai dan mendapatkan jalan keluar yang baik, yaitu dengan cara peduli dan mau membantu sesama manusia. Dalam bahasa Nabi beliau bersabda:
عَن عَن أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
“Allah selalu menolong hamba-Nya, selagi hamba-Nya mau menolong saudaranya.” (Sunan Abu Daud, 4946 dan Sunan Ahmad 7421)
Kita sebagai individu, menunjukkan kepedulian terhadap tragedi kamanusiaan blokade atas Gaza dengan doa-doa kita, dengan uluran dana kita, dengan aksi-aksi simpatik yang dengan itu rakyat gaza melihat liputan beritanya sehingga menjadi dukungan moril terhadap mereka, dengan penyampaian informasi tentang Gaza, Al-Quds, Masjidil Aqsha dan problematika Palestina kepada masyarakat Indonesia.
Bagi Pemerintah Indonesia, hendaknya berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, menunjukkan keseriusan politik luar negeri yang bebas aktif, mengambil inisiatif di negara-negara non-blok, OKI, Asean, bahkan di Majelis PBB untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Gaza dari blokade. Bahkan dengan kegiatan yang boleh jadi sederhana, yaitu Pidato Kenegaraan dalam rangka memperingati Isra’ dan Mi’raj nanti dengan tema sentral “Bebaskan Al-Aqsha, Selamatkan Gaza.” yang disiarkan secara langsung oleh berbagai media massa. Dengan upaya itu, bahkan anjuran dari pemerintah agar umat muslim di manapun berada ketika memperingati Isra’ Mi’raj tahun ini mengambil tema sentral di atas, serta upaya-upaya serius lain yang lebih kongkrit dari pemerintah Indonesia.
Berbagai krisis dan permasalahan sosial bahkan musibah demi musibah terjadi di negeri ini, semua bak benak kusut atau lingkaran setan yang sulit diurai. Hanya dengan uluran “Tangan” yang Maha Kuasa saja permasalahan itu bisa diselesaikan. Dan jika kita ingin campur tangan Allah segera terun, kita harus peduli dan membantu saudara-saudara kita di Palestina, jika tidak, maka kita hanya akan menabrak permasalahan demi permasalahan yang tidak kunjung usai.
Doa:
اللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنَهُمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَاجْعَل فِي قُلُوْبِهِم الإِيْمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوْفُوْا بِعَهْدِكَ الَّذِي عَاهَدْتَهُمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ إِلهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ

Ya Allah, ampunilah kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat, perbaikilah di antara mereka, lembutkanlah hati mereka dan jadikanlah hati mereka keimanan dan hikmah, kokohkanlah mereka atas agama Rasul-Mu SAW, berikanlah mereka agar mampu menunaikan janji yang telah Engkau buat dengan mereka, menangkan mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka, wahai Ilah yang hak jadikanlah kami termasuk dari mereka.
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنا دِيْنَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنا وَأَصْلِحْ لنا دُنْيَانا الَّتِي فِيهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لنا آخِرَتنا الَّتِي فِيهَا مَعَادُنا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لنا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لنا مِنْ كُلِّ شَرٍّ
Ya Allah, perbaikilah sikap keagamaan kami sebab agama adalah benteng urusan kami, perbaikilah dunia kami sebagai tempat penghidupan kami, perbaikilah akhirat kami sebagai tempat kembali kami. Jadikanlah kehidupan kami di dunia sebagai tambahan bagi setiap kebaikan. Jadikanlah kematian kami sebagai tempat istirahat bagi kami dari setiap keburukan.
اللّهمَّ حَبِّبْ إلَيْنَا الإيمَانَ وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوْبِنَا وَكَرِّهْ إلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوْقَ وَالْعِصْيَانَ وَاجْعَلْنَا مِنَ الرَّاشِدِيْنَ
Ya Allah, jadikanlah kami mencintai keimanan dan hiasilah keimanan tersebut dalam hati kami. Dan jadikanlah kami membenci kekufuruan, kefasikan dan kemaksiatan dan jadikanlah kami termasuk orang yang mendapat petunjuk.
اللهم عذِّبِ الكَفَرَةَ الذين يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِكَ ويُكَذِّبُوْنَ رُسُلَكَ ويُقاتِلُونَ أوْلِيَاءَكََّ
Ya Allah siksalah orang kafir yang menghalangi jalan-Mu, dan mendustai rasul-rasul-Mu, membunuh kekasih-kekasih-Mu..
اللّهمَّ أَعِزَّ الإسْلاَمَ وَالمسلمين وَأَذِلَّ الشِّرْكَ والمشركين وَدَمِّرْ أعْدَاءَ الدِّينِ وَاجْعَلْ دَائِرَةَ السَّوْءِ عَلَيْهِمْ يا ربَّ العالمين
Ya Allah, muliakanlah Islam dan umat Islam, hinakanlah syirik dan orang-orang musyrik, hancurkanlah musuh agama, jadikan keburukan melingkari mereka, wahai Rabb alam semesta. Ya Allah, cerai beraikan persatuan dan kekuatan mereka, siksalah mereka, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu, wahai Rabb alam semesta.
اللهم فَرِّقْ جَمْعَهُمْ وَشَتِّتْ شَمْلَهُمْ وَخُذْهُمْ أَخْذَ عَزِيْزٍ مُقْتَدِرٍ إنَّكَ رَبُّنَا عَلَى كلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٍ يَا رَبَّ العالمين
Ya Allah, cerai beraikan persatuan dan kekuatan mereka, siksalah mereka, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu, wahai Rabb alam semesta.
اللهمَّ ارْزُقْنَا الصَّبْرَ عَلى الحَقِّ وَالثَّبَاتَ على الأَمْرِ والعَاقِبَةَ الحَسَنَةَ والعَافِيَةَ مِنْ كُلِّ بَلِيَّةٍ والسَّلاَمَةَ مِنْ كلِّ إِثْمٍ والغَنِيْمَةَ مِنْ كل بِرٍّ والفَوْزَ بِالجَنَّةِ والنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
رَبَّنا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
وصَلِّ اللهمَّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ سيدِنا مُحَمّدٍ وعلى آلِهِ وصَحْبِهِ وَسلّم والحمدُ للهِ

عبادالله : إنَّ الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلَّكم تذكرون .النحل
Khutbah Jumat 4/6/2010 | 22 Jumadil Akhir 1431 H | Hits: 1.316 Oleh: Ulis Tofa, Lc ...sumber...www.dakwatuna.com

Dikirim pada 08 Juni 2010 di KONSPIRASI


v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Jesica Stainberg

dakwatuna.com -
Israel termasuk yang antusias dalam kegiatan shoping. Namun pasar domestik Israel terbatas. Ini mendorong entrepreneur Israel berinisiatif melakukan export perdagangan ke luar.
Beberapa tahun lalu, orange merupakan kommoditas eksport Israel satu-satunya. Namun Israel berkembang dalam segi komoditas eksportnya baik dalam kuantitas atau jenisnya sehingga tomat dan avokat masuk dalam komoditas ini hingga pada produk parts komputer yang paling kompleks dan rumit.
kini Israel interes dengan mengeksport ide dan konsep baru dalam riteil atau perusahaan dengan merek tertentu.
Majalah elektonik Israel21c memilih 10 perusahaan retail Israel terbesar yang beroperasi di negara asing. Bahkan sebagiannya membuka cabang di tiga benua.
1. Hotels Fattal. Pengusaha perhotelan Israel David Fattal kelahiran Haiva mengawali usahanya menjadi operator, kemudian naik menjadi direktur operasi di hotel Africa. Pada tahun 1997 ia membentuk perusahaan Fattal Hotels yang kini memiliki 32 hotel termasuk dengan anama hotel Leonardo di Jerman, Swis dan Belgia disamping 31 hotel di Israel sendiri.
Fattal Hotel hingga Agustus lalu sudah memiliki 12 hotel dengan mereka lain di Israel termasuk hotel Sheraton. Hotel paling bergensi milik Fattal adalah hotel Leonardo di Tel Aviv yang didesain oleh arsitek Israel terkenal Moshe Casteal yang diperuntukkan bagi kaum pebisnis.
2. Ellen merek kecantikan kulit: belakangan Ellen membuka cabangnya di Norwegia, Amerika, dan akan dibuka di Inggris. Di Israel perusahaan retail ini memiliki 43 cabang. Perusahaan ini pernah menggaet bintang Madonna sebagai bintang iklannya.
3. Sabon perusahaan ritel untuk sabun dan lilin: Perusahaan Sabon memiliki 30 cabang di luar negeri, di Amerika, Kanada, Romania, Italia, Polandia, Belanda. Perusahaan ini didirikan tahun 1974 oleh pasangan yahudi yang memproduksi sabunnya di halaman rumahnya dengan menggunakan racikan dari warga Australia. Kini perusahaan ini sudah mengembangkan pada produk varian seperti pengharum ruangan, sabun pencuci.
4. Castro perusahaan fashion: fashion Castro bermula konveksi sederhana yang kemudian berkembang menjadi merek fashion internasional yang memiliki 164 cabang di seluruh dunia 118 di Israel sendiri, 46 di Jerman, Russia, Kazakhstan, Thailand, Switzerland, Romania Ukraine, dan Belanda.
5. Fox perusahaan pakaian. Perusahaan ini awalnya seperti Fox yang sederhana sejak tahun 1942. Tahun 1992 Fox sebagai perusahaan keluarga membuat gebrakan pakaian non resmi dan murah. Hingga kini Fox sudah memiliki cabang 100 di seluruh dunia; China, Thailand, Panama, Romania, Itali, Singapora, Philipina, Rusia dismaping ada 200 shop di Israel sendiri.
6. Caffe Aroma: company Aroma berhasil selama 15 tahun sebelumnya akhirnya memutuskan membuka cabang pertamanya di Manhattan New York empat tahun lalu. Tahun 2006 perusahaan ini membuka cabangnya di Toronto Kanada. Cabang pertamanya di Eropa dibuka di Ukraina tahun 2009, kemudian di Romania dan Cyprus, Kazakhstan yang beroperasi dengan merek dagang Maroni Rousseau.
7. Perusahaan perhiasan Badani: tahun 2006 pertama kali membuka cabangnya padahal didirikan pada tahun 1947. Kini perusahaan ini mewakili perusahaan internasional seperti: Cartier, Bulgari Braiteleyng.
8. Perusahaan coklat Brenner: perusahaan Max Brenner adalah perusahaan coklat paling prestis di Israel. Kini perusahaan ini memiliki 18 cabang di Australia dan dua cabang di Singapora dan dua lainnya di Philipina dan dalam waktu dekat akan membuka sub cabang di New York, Boston dan Las Vegas.
9. Perusahaan farmasi SuperFarm: ini perusahaan parmasi pertama di Israel yang menjual produk selain obat-obatan di samping perusahaan Israel Aldragstor. Kini perusahaan ini memiliki 20 cabang di Polandia, 53 store di China dengan merek dagang Live.
10. Perusahaan aksesoris Negrin: Michal Negrin seorang wanita Israel anggota komunitas kooperative “kibbutz” memulai perjalanan usahanya dengan mendesain perhiasan, fashion, accessories yang dijual hasilnya di galleri seni yang digelar dua pekan sekali di salah satu jalan Tel Aviv. Kemudian ia memiliki store sendiri. Setelah 20 tahun perusahaan ini memiliki 26 cabang di Japan, Singapore, Australia, Perancis, Italy, Spanyol, Inggris, Cheko, Amerika dan Mexico.


Dikirim pada 21 April 2010 di KONSPIRASI


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Jihad yang sempurna dilakukan dengan jiwa, harta dan lisan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Berjihadlah kalian menghadapi kaum musyrikin (kafirin) dengan harta, jiwa dan lisan kalian.” (HR. Abu Daud dan lainnya)
Itulah jihad yang sempurna dan totalitas. Namun demikian, dalam keadaan tertentu bisa saja ada sesuatu yang menghalangi orang untuk dapat berjihad secara langsung. Dalam keadaan demikian tidak berarti ia tidak mengambil bagian dalam jihad sama sekali. Ibnul Qayyim Al-Jauzi berpendapat dalam Zaadul Ma’ad bahwa apabila seseorang tidak berangkat ke medan jihad (tidak berjihad dengan jiwa)maka ia tetap wajib berjihad dengan harta.
Di antara keutamaan berjihad dengan harta adalah dicatat sebagai orang yang ikut berjihad dan merupakan shadaqah yang paling utama. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menyiapkan kendaraan perang di jalan Allah berarti ia telah ikut berperang, dan barang siapa meninggalkan perang tetapi menggantinya dengan kebaikan berarti ia pun telah ikut berperang.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).
Bahkan dalam hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengkarantina kuda perang untuk berjihad di jalan Allah, maka kenyang dan kotorannya (maksudnya segala upaya untuk mengenyangkannya dan tenaga untuk membersihkan kotorannya) akan ditimbang oleh Allah pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)
Hudzaifah Ibnul Yaman, yang biasa dikenal sebagai shohibussirri (intel) Rasulullah SAW, senantiasa mencemaskan hal-hal yang akan membawa kepada fitnah dan kerusakan. Dalam kaitan amar ma’ruf nahi munkar, beliau mengingatkan bahwa orang-orang yang menentang kemunkaran dengan hati, lisan dan perbuatannya adalah bentuk keimanan yang sempurna. Barang siapa menghadapi dengan hati dan lisannya tetapi tidak dengan perbuatannya maka ia telah terjatuh satu kakinya. Barang siapa menghadapi kemunkaran dengan hati dan tidak dengan lisan dan perbuatan maka sudah terjatuh kedua kakinya. Dan barang siapa menghadapi kemunkaran tidak dengan hatinya, lisannya dan perbuatannya maka ia telah menjadi mayat.
Hudzaifah menganggap orang-orang yang tidak memiliki kepedulian dalam melawan kemunkaran dan tidak memberikan kontribusi apa-apa dalam penentangan terhadap kezhaliman sama dengan orang mati. Sebuah perumpamaan yang sangat tepat mengingat keberadaannya sudah tidak lagi diperhitungkan dalam barisan kaum Muslimin, wujuduhu ka adamihi (eksistensinya tidak diakui), ia telah mati sebelum ajalnya tiba. Orang-orang seperti itu kelak pada gilirannya akan digantikan oleh Allah dengan generasi yang lebih baik, sebagaimana firman-Nya:
هَاأَنْتُمْ هَؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنْكُمْ مَنْ يَبْخَلُ وَمَنْ يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَفْسِهِ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ
“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allahlah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).” ( Qs. Muhammad: 38)
Seorang mukmin sejati, pantang untuk digantikan dan pantang untuk mundur dari gelanggang dakwah dan jihad fii sabilillah. Karena dengan demikian dia akan hancur dipermainkan oleh musuh-musuh Allah dalam keadaan terhina. Sebaliknya ia akan senantiasa memompa semangatnya untuk berjihad di jalan Allah dan menegakkan dakwah baik dengan hati, lisan dan perbuatannya. Laa izzataillaa bijihaadin (tidak ada kemuliaan kecuali dengan jihad).
لَا يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ يُجَاهِدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ
“Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. At-Taubah: 44)
Seorang dai seyogianya menjadi titik sentral dari orang-orang yang mengikutinya. Dalam hal mobilisasi infak untuk aktivitas dakwah banyak potensi yang masih terbuka lebar tanpa harus berebut lahan. Bagaimana tidak, menurut perhitungan para ahli jika benar-benar umat ini memobilisasi dana zakat akan didapatkan dana segar sebesar 7 trilyun untuk membangun umat. Dan jika ditambah dengan infak tidak kurang dana yang terkumpul sekitar 35 trilyun rupiah. Sebuah angka yang menjadi modal bagi kebangkitan umat di masa mendatang.
Semoga Allah senantiasa memberikan keistiqamahan kepada kita dalam meniti jalan dakwah ini betapa pun beratnya ujian yang harus dihadapi. Dan semoga Allah memberikan quwwatut ta’tsir pada diri kita, sehingga lebih banyak lagi orang yang tertarik kepada kita dan menyerahkan hartanya untuk penegakan dakwah dan jihad fii sabilillaah.

Dikirim pada 25 Maret 2010 di KONSPIRASI



Pada saat kaum muslimin belum memiliki negara yang dapat menjamin dana perjuangan dan langkanya para hartawan muslim yang seharusnya menjadi donatur bagi perjuangan Islam, mereka yang kaya telah terjangkiti penyakit kikir sehingga tidak mau mengeluarkan hartanya di jalan Allah.
Di samping itu, ada pula hartawan muslim yang berkeinginan mengeluarkan hartanya membantu perjuangan Islam, namun dihantui ketakutan penangkapan dan penyiksaan dari penguasa-penguasa zhalim vang anti-Islam. Masih banyak lagi faktor yang menahan hartawan muslim mengeluarkan hartanya di jalan Allah. Hal ini jelas akan menyusahkan perjuangan Islam karena kekurangan dana. Banyak program pokok dalam perjuangan terbengkalai akibat ketiadaan dana. Bagaimanapun, dana sangat penting bagi keberhasilan misi perjuangan.
Sementara itu, musuh-musuh Islam, pasukan-pasukan thagut, terus melancarkan operasi penghancuran dan penghapusan Islam dengan berbagai fasilitas dan tunjangan dana besar dari para donaturnya yang memiliki jaringan internasional. Apakah karena ketiadaan dana ini menyebabkan pejuang-pejuang fi sabilillah mundur dari perjuangannya dan membiarkan pengikut-pengikut iblis yang dilaknat Allah itu menyesatkan manusia. Apakah ketiadaan dana ini mendorong mereka mengemis pada musuh-musuh Islam untuk memberikan dana bagi perjuangannya dengan syarat mereka harus melacurkan aqidahnya, atau hanya pasrah saja menunggu dana dari donatur; jika dana sudah tersedia, baru menjalankan aktivitas perjuangan.
Semua ini adalah pekerjaan orang-orang frustasi, orang-orang yang kalah mentalnya dalam berinteraksi dengan kejahiliyahan. Inilah sifat tercela yang harus dijauhi pejuang-pejuang fi sabilillah. Kita yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa Allah Yang Maha Kaya dan Maha Kuasa pasti akan mendatangkan bantuan-Nya, namun apakah bantuan itu akan datang dengan sendirinya tanpa ikhtiar sungguh-sungguh dari pejuang-pejuang suci ini. Bukankah Allah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk berusaha semaksimal kemampuannya untuk menegakkan din-Nya, kemudian dengan usaha sungguh-sungguh itulah Allah mendatangkan bantuannya, sebagaimana disebutkan Al-Qur’an,
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7)
Dengan demikian, Allah hanya akan menolong hamba-hamba-Nya yang sudah berikhtiar dengan seluruh kemampuannya, bukan orang-orang yang patah semangat kemudian tidak berbuat.
Untuk menanggulangi kekurangan dana dalam perjuangan, saat ini diperlukan usaha-usaha perekonomian yang dapat menghasilkan dana, baik dalam usaha perdagangan, pabrik, jasa, maupun usaha-usaha halal lainnya. Tentu, usaha ini dikelola sesuai dengan perkembangan sistem perekonomian modern yang sesuai dengan Islam, dilaksanakan oleh orang-orang yang amanah dan bertanggung jawab, memiliki komitmen yang kuat terhadap perjuangan Islam dan profesional di bidangnya, di bawah kontrol lembaga perjuangan Islam, baik secara langsung jika hal ini memungkinkan maupun tersembunyi.
Usaha-usaha perekonomian itu harus dilakukan dengan menjalankan sistem perekonomian Islam. Baik berupa syirkah, mudharabah, murabahah, qiradh, dan sejenisnya yang tidak terkontaminasi sistem ekonomi non-Islam. Misalnya, beberapa anggota pergerakan yang memiliki kelebihan harta mengumpulkan modal untuk dijalankan. Kemudian dari keuntungan usaha tersebut disisihkan bagian untuk dana perjuangan. Atau seseorang/beberapa orang yang memiliki modal dan yang lainnya mendirikan usaha. Keuntungan dari usaha itu dibagi antara pemberi modal dan yang menjalankannya kemudian disisihkan bagian untuk perjuangan Islam.
Atau sebuah pergerakan Islam yang memiliki dana cukup, kemudian membuka usaha sebagai bagian dari aktivitasnya sebagai sumber dana perjuangan; dan lain-lain bentuk perekonomian yang tidak bertentangan dengan syariat Islam dan dijalankan dengan manajemen modern dan profesional.
Dengan usaha-usaha pengaturan dana melalui perekonomian ini, para pejuang fi sabilillah tidak perlu bersusah payah mengemis pada orang-orang kikir ataupun musuh-musuhnya dan tidak perlu terlalu mengharapkan bantuan yang belum pasti datangnya. Dengan usaha yang bersungguh-sungguh dan mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya, rahmat dan pertolongan Allah akan senantiasa datang kepada pejuang di jalan Allah. Selain itu, dapat dilihat keberhasilan yang telah diperoleh pejuang-pejuang di jalan Allah yang menaruh perhatian besar terhadap pengaturan sumber dana ini, bahkan menjadikannya sebagai bagian dari perjuangan yang mesti digarap, tidak kalah pentingnya dengan jihad lainnya.
Rasmul Bayan "Quwwatul Maal (Kekuatan Finansial)"
Berapa banyak gerakan Islam yang gulung tikar ataupun susah berkembang karena kurang memperhatikan pengaturan sumber dana secara profesional, tidak menggarap sektor perekonomian sebagaimana menggarap bagian-bagian perjuangan lainnya, sedangkan ekonomi adalah kunci dari keberhasilan perjuangan secara menyeluruh. Kini, sudah saatnya lembaga-lembaga perjuangan Islam, bahkan merupakan tuntutan yang mesti dilakukan, untuk memiliki lembaga khusus yang bergerak dalam bidang ekonomi dalam rangka menunjang dana perjuangan dengan mengikuti kaidah-kaidah perekonomian modern yang sesuai dengan Islam.
Untuk membahas persoalan ini secara rinci diperlukan keterlibatan para pakar ekonomi dan bisnis serta manajemen yang komitmen terhadap perjuangan Islam dalam rangka menuju kejayaan Islam dan umatnya. Di antara seruan Allah SWT dalam memobilisasi kaum Muslimin untuk berjihad di jalan-Nya adalah dalam Surat At-Taubah ayat 41:
انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. At-Taubah: 41)
Infaq di jalan Allah menjadi sebuah keharusan yang tidak boleh ditinggalkan dalam jihad fii sabilillah, baik dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit. Dalam ayat tersebut secara gamblang disebutkan bahwa berjihadlah dengan harta dan jiwamu.
Para sahabat radhiyallahu ‘anhum berlomba-lomba menginfaqkan harta mereka setiap kali seruan infaq datang kepada mereka. Abu Bakar menginfaqkan seluruh hartanya kepada Rasulullah, Umar menginfaqkan separuh hartanya kepada Rasulullah, Utsman bin Affan pernah menginfaqkan seribu ekor unta berikut isinya. Pantaslah para muassis dakwah pada zaman sekarang ini pun mengandalkan penggalangan dana dari infaq para pendukungnya dengan slogan shunduuqunaa juyuubuna. Tidak mengandalkan kepada uluran tangan dan belas kasihan orang lain. Asy-Syahid Hasan Al-Banna pernah menolak pemberian dari kerajaan Inggris untuk aktivitas dakwah beliau.
Mengapa kita diharuskan berjihad dengan harta kita? Hal itu disebabkan karena kebatilan pun untuk bisa eksis, didukung oleh para pendukung kebatilan (orang-orang kafir) yang berani mengeluarkan biaya besar. Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,” (QS. Al-Anfal: 36)
Oleh karena itu, pelalaian akan infaq di jalan Allah ini akan menyebabkan surutnya kembali cahaya Islam dan tertutupinya kebenaran Islam. Tertutup oleh kegelapan kebatilan dan kezhaliman yang mengobral harta mereka untuk melawan kebenaran.
Perhatikanlah dalam penggalan sejarah ketika para sahabat berkeinginan meminta dispensasi kepada Rasulullah untuk tidak lagi berinfaq dan meninggalkan dakwah yang telah maju di Madinah untuk sekadar memetik keuntungan duniawi. Permintaan dispensasi tersebut dijawab oleh Allah dengan sebuah penegasan untuk berinfaq di jalan Allah SWT.
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)
Semoga Allah SWT senantiasa melapangkan rezki kepada kita dan memberikan kekuatan kepada kita untuk berinfaq di jalan Allah SWT dalam menegakkan agama Allah di muka bumi ini. (dakwatuna.com )
– Bersambung

Dikirim pada 25 Maret 2010 di KONSPIRASI
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

friendly, ...yuk semangat,sholihah, cerdas, n ikhlas. Muslimah itu anugerah terindah dunia. ia lembut tp tidak lemah---mpesona tp bersahaja...ia tahu bgmana menjaga izzah dirinya..ia mengerti bgmna mnjaga akhlaq dan kemuliaannya..itulah yg membuatnya istimewa dibanding wnta lainnya. ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata terindah di dunia.. wa akherat...tetap semangat More About me

BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 844.186 kali


connect with ABATASA