0

PENERIMAAN SANTRI BARU BINA UMAT 2010/2011
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh. Pendaftaran santri baru PP Bina Umat/ Islamic Boarding School Bina Umat tahun ajaran 2011 -2012 telah dibuka. Berikut jadwal agenda penerimaan santri baru :
Pedaftaran gelombang I mulai 2 Januari - 3 Maret 2011, tes gelombang I tanggal 6 Maret 2011, pengumuman gelombang I dilaksanakan tanggal 13 Maret 2011 dan regitrasi tanggal 14 - 20 Maret 2011. Sedang untuk gelombang II mulai 7 Maret - 19 Mei 2011, tes gelombang II tanggal 22 Mei 2011, pengumuman gelombang II dilaksanakan tanggal 29 Mei 2011 dan regitrasi tanggal 30 Mei - 11 Juni 2011. Gelombang III tanggal 23 Mei - 7 Juli 2011, Test 10 Juli 2011, Pengumuman: 13 Juli 2011, Registrasi 14-17 Juli 2011.
Pendaftar bisa datang langsung ke PP Bina Umat pada jam kerja 08.00 - 13.30 WIB, bagi calon santri dari luar kota disiapkan tempat untuk menginap. Keterangan lebih lanjut atau permintaan brosur silakan menghubungi SMPIT/ SMAIT Bina Umat telp. 0274-7483824 atau contact person Ust Edy Rahman, S.Si 0878 3943 1813 atau Ustdzh Qibtiyah Mukti 0878 6612 4626 / 0813 9224 0970 atau Ust Hardono, S.Pd 0856 4648 9832 (sms dipersilakan).Alamat: Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. atau lewat www.binaumat.com.jazakallah khairan katsiran

Dikirim pada 23 Maret 2010 di Inspirasi


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Oleh: Yani Fadhilah

Waktu terus berjalan adalah keniscayaan. Bagaimana kita menggunakan waktu, itulah yang mesti kita pertanggungjawabkan. Detik-detik berlalu, menit-menit terlewatkan, jam demi jam terangkai dalam untaian hari dalam tiap pekan, terangkum dalam bulan-bulan penuh asa mewujudkan mimpi dakwah setiap tahun. Wahai saudaraku apa yang telah kita perbuat dalam satu tahun ini. Adakah manfaat ataukah mudharat yang lebih banyak kita perbuat. Wallah a’lam bishshawab.
Saudaraku ingatkah engkau dengan mimpi besar yang kita ukir setiap awal tahun. Mimpi besar yang kita usahakan terwujud dengan setapak demi setapak kinerja yang maksimal. Yang melatih kita untuk menganalisis peluang, hambatan, kemampuan dan tantangan. Sampai mana kerja keras kita sekarang? Jangan dipertanyakaan. Karena sesungguhnyaa hidup ini proses. Kesuksesan itu dilihat dari proses bukan hasil. Misbahul Huda dalam buku Mission ini Posible menyatakan bahwa sukses itu tidak diukur dari posisi puncak yang berhasil dicapai seseorang dalam hidupnya, tapi dari hambatan-hambatan yang berhasil diatasi. Pada posisi manapun keberadaan kita sekarang akan menjadi titik pijak langkah kita selanjutnya. Tidak ada keberuntungan mutlak dalam kehidupan manusia segala sesuatu yang kita peroleh berbanding lurus dengan apa yang kita usahakan. Teruslah melangkah, wahai saudaraku karena hanya kematian yang membuat langkah kita terhenti.
Ajaran Islam bersifat syamil-kamil dan mutakamil (menyeluruh, sempurna dan menyempurnakan). Oleh karena itu sebagai umat Islam kita mesti berbangga diri dengan menorehkan prestasi terbaik. Umat Islam adalah umat terbaik. Peradaban Islam pernah mendunia. Namun kondisi umat Islam sekarang terpuruk. Kenapa?
Karena umat Islam sekarang bahkan malu dengan keislamannya. Umat Islam merasa malu jika dekat-dekat dengan masjid, berpakaian islami, menyanyikan lagu islami ataupun membeli produk islami. ”Sok alim”, ”nggak gaul” adalah cap yang begitu umat islam sekarang takuti. Umat Islam sekarang akan merasa lebih bangga jika sering pergi ke mall, berpakaian ala selebriti, hafal lagu-lagu barat atau makan di KFC. Umat Islam sekarang lebih banyak nonton TV daripada ngaji. Lebih banyak ngobrolin perceraian artis dari pada mendengarkan ceramah ulama. Lebih suka melihat Pasha Unggu pergi umroh daripada bekerja mencari duit supaya bisa umroh sendiri. Lebih senang menangisi sinetron dari pada menolong tetangga yang kesusahan. Lebih senang marah-marah melihat berita kriminal daripada mencegah terjadinya kemunkaran. Ya, umat Islam sekarang telah terninabobokan oleh cerita fiktif dari TV dan melupakan kerja nyata.
Umat Islam sekarang begitu jauh ketinggalan teknologi tapi tidak malu menikmati teknologi tersebut. Umat Islam menjadi konsumen tanpa mau tahu cara memproduksi. Umat Islam memakai lampu tanpa tahu bagaimana lampu menyala. Ingatkah saudaraku tentang sebuah kisah dari Belitong. Yang jelas cerita ini bukan laskar pelangi. Tetapi untuk membayangkan kondisi masyarakat Belitong saudaraku bisa ketahui dari cerita laskar pelangi. Belitong terkenal dengan timahnya. Dulu timah tersebut dikelolah oleh PN Timah sehingga rakyat Belitong tidak dapat menikmati kekayaan alamnya. Setelah harga Timah anjlog dan PN Timah bangrut. Masyarakta bertani cengkeh, masa selanjutnya harga timah naik lagi dan masyrakat Belitong ramai-ramai menambang timah. Setelah masyarakat Belitong mempunyai banyak uang dari hasil tambang timah apa kira-kira yang mererka perbuat, saudaraku? Mereka beramai-ramai membeli barang elektronik. TV, Kulkas dsb (mungkin sindrom orang kaya baru). Apa yang terjadi setelah itu apakah mereka menikmati fasilitas itu? Jawabannya ”tidak”. Kenapa? ”Lawong di sana belum ada listrik!” Jadi TV Cuma jadi pajangan, kulkas jadi lemari pakaian. Apa kata dunia!
Begitulah saudaraku jika kita berfikiran sempit maka kita akan susah hidup maju. Jika kita hanya menerima sebagai konsumen maka kita akan tetap menjadi orang nomor 2. Jika kita tetap menjadi penonton kita tidak akan mendapatkan hasil nyata. Jadi mari kita memaksimalkan potensi yang kita miliki dengan belajar dan berkarya. Asah kemampuan akademik kita sehingga kita menjadi ahli. Jangan pernah bangga dengan nilai A jika kita tidak menguasainya. Jangan pernah bangga dipuji jika kita tidak layak. Dan jangan pernah menyerah. Harapan itu masih ada! Pastikan tahun depan lebih baik daripada tahun ini. Segeralah membuat perencanaan.


Dikirim pada 30 Desember 2009 di Inspirasi


v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}





1. Wanita menggendong janin/buah hatinya dalam kandungannya selama +- 9 bulan 10 hari tanpa sedikitpun waktu melepaskannya. Jika diasumsikan rata-rata berat kandungannya adalah 1 kg maka selama itu wanita menggendong beban seberat (1kg x 30hari x 9bulan) + 10hari = 2.700 kg atau 2,7 Ton!!!. Sesudah melahirkan wanita masih saja menggendong bayinya, sedangkan seorang pria menggendong anaknya sebentar saja sudah merasa lelah, capek, dan lain-lain alasan.

2. Setiap hari seorang wanita memasak untuk dirinya dan keluarganya. Jika di asumsikan seorang wanita memasak mulai umur 17 hingga 55 (berarti 38 tahun) dan setiap hari diasumsikan ia memasak untuk 2 orang maka ia memasak sebanyak untuk 2 x 365 x 38 = 27.740 orang. Sedangkan seorang pria??

3. Setiap hari wanita membersihkan rumah/ tempat aktivitasnya misalnya menyapu. Misal diasumsikan setiap hari ia membersihkan ruangan/rumah berukuran 4 x 10 = 40 m2 dan ia menyapu sejak usia 15 tahun hingga 45 tahun (berarti 30 tahun) maka ia membersihkan seluas 40 x 365 x 15 = 219.000 m2. atau seluas 20 x lapangan sepakbola.

4. Jika setiap hari seorang wanita mencuci piring yang diasumsikan mempunyai tinggi tumpukan 20 cm dan mencuci selama 30 tahun maka tingginya mencapai 20 x 365 x 30 = 219.000 cm = 2.190 m atau sekitar 15 x tinggi monas atau 4x tinggi menara kembar Petronas malaysia. Belum ada bangunan di dunia yang mencapai tinggi 2.190 m.

5. jika setiap hari seorang wanita mencuci baju dengan asumsi panjang jemuran 5 meter setiap hari maka selama 30 tahun panjang jemuran akan mencapai = 5 x 365 x 30 = 54.750 m = 54,7 km.


Hmmm… dahsyat juga ya kekuatan seorang ibu (wanita). Tentu saja masih banyak lagi kekuatan ibu yang tidak terpikirkan oleh kita. Ketika melahirkan kita pun , seorang ibu menggunakan semua dayanya untuk membuat kita muncul dalam dunia ini, dengan kekuatan antara hidup dan mati.

Seorang ibu (wanita) juga adalah sekolah (tempat pendidikan) pertama bagi anaknya. Perkembangan anaknya, ibulah yang lebih mengerti dan menguasai. Dimana menentukan kearah mana anaknya kelak. Tentu juga sang ayah juga ikut berperan penting, namun sang ibu lah yang lebih utama.

Pernah mendengar pepatah “Dibalik kesuksesan seorang pria terdapat wanita hebat di belakangnya”. Pepatah ini ternyata juga benar, seorang ibu ( wanita) mempunyai kekuatan tersembunyi untuk melakukan hal itu. Kenapa bisa begitu ya? Hmm…

Ada suatu riwayat yang mengutamakan soerang ibu, menunjukkan bagaimana kedudukan ibu (wanita) dalam Islam itu mulia.

• Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab: Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621)

Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?" Nabi Saw menjawab, "ibumu...ibumu...ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu." (Mutafaq�alaih).

Surga di bawah telapak kaki ibu. Ridho orang tua ridho Illahi.
Kasih ibu sepanjang galah, kasih anak sepanjang galah.

Oh.. Ibu.. Oh.. Ummi…
Maafkanlah kami yang tak mengerti.
Ya Allah.. Ya Rabbi…
Ampunilah dan sayangilah ibuku. Berikan mereka tempat terbaik di sisiMu.
Aamiin…


NB : Tulisan ini dipersembahkan untuk para ibu yang benar-benar seorang ibu
just for my mom i’m writing .....i miss u mom n i love u cos Allah

syukran untuk saudaraku yang telah mengirimkan tulisan ini ke email saya..


Kamis, 17 Desember, 2009 12:18
Dari:


"Beben Syahdan"

the_fact99@yahoo.com


Dikirim pada 19 Desember 2009 di Inspirasi
Awal « 2 3 4 5 » Akhir
Profile

friendly, ...yuk semangat,sholihah, cerdas, n ikhlas. Muslimah itu anugerah terindah dunia. ia lembut tp tidak lemah---mpesona tp bersahaja...ia tahu bgmana menjaga izzah dirinya..ia mengerti bgmna mnjaga akhlaq dan kemuliaannya..itulah yg membuatnya istimewa dibanding wnta lainnya. ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata terindah di dunia.. wa akherat...tetap semangat More About me

BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 966.331 kali


connect with ABATASA