0


Ingin Meningkatkan Kesuburan Secara Alami? 4 jenis Daun Daunan berikut ini dipercaya mampu meningkatkan kesuburan loh.

1. Daun wortel

Daun wortel mengandung porphyrins. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk memberikan rangsangan pada kelenjar pituary sehingga mampu untuk meningkatkan hormone yang berkaitan dengan seksual. Secara ototmatis, daun wortel sangat bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan kesuburan.

2. Daun seledri

Vitamin A dan Vitamin C dalam daun seledri sangat penting untuk kesuburan. Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam daun seledri bermanfaat sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel telur dan sel sperma dari radikal bebas yang bisa menurunkan kualitas kesuburan pria dan wanita.

3. Daun kemangi

Dalam satu lembar daun kemangi terdapat arginine yang bermanfaat untuk menurunkan gula darah, mencegah dari kemandulan, dan menambah kuat daya tahan hidup sperma. Dengan kondisi sperma yang sehat, maka kemungkinan terjadinya pembuahan akan sangat besar. Kehamilan akan terjadi jika sel telur yang sudah matang dibuahi oleh sel sperma yang sehat. Selain itu, kandungan boron yang terdapat dalam kemangi berfungsi untuk memberikan rangsangan dalam memproduksi hormon estrogen dan androgen. Kedua hormon tersebut sangat penting dalam system organ reproduksi wanita.

4. Daun katuk

Daun katuk dipercaya sebagai daun yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan jumlah ASI pada ibu menyususi. Tapi dibalik manfaat untuk ibu menyusui, daun katuk sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria. Kandungan yang terdapat pada daun katuk bisa meningkatkan kualitas dan mutu sperma sehingga kesuburan pria meningkat.

Tambahkan beberapa daun di atas ke dalam menu makanan Anda sehari-hari untuk meningkatkan kesuburan.

Sumber : http://www.sehatituharus.com/2015/06/4-daun-ini-bisa-meningkatkan-kesuburan.html

Dikirim pada 03 Juli 2015 di Organic Home Garden


.Cara menyemai utk pemula...
Siapkan media semai...terdiri dari sekam bakar+pukan (1:1) atau pasir halus dan pukan ( 1:1)..pilih wadah semai ..misalnya pot kecil atau gls aqua..( bawahnya diberi lubang)..
Tiap pot isi 2-3 seed..lalu timbun dgn media setebal 1/2 cm...basahi media..lalu simpan ditempat teduh..terlindung dari hujan..
Periksa setiap hr..jika kering..basahi lg...
3-20 hr seed akan tumbuh ..masing2 jenis tanaman akan berbeda waktu tumbuh ( sprout )
Stlh tumbuh ..paparkan bbrp jam pd sinar matahari jika daun asli sudah ada 4 lbr...berarti tanaman sdah kuat utk dipindahkan ke pot yg lbh besar atau dilahan..
Jika tumbuh semua seed nya..buang lainnya.. ..sisakan 1 pohon..agar bs tumbuh dgn baik..
Mulai dipupuk dgn dosis rendah..utk npk..1/sdt perliter air...utk poc 1:10

sumber: grup belajar menanam (FB)..by Pak Dhedi Setiadi

Dikirim pada 05 Februari 2015 di Organic Home Garden


Cara membuat komposternya....
1. Siapkan 2 buah botol, botol 1 untuk menampung sampah sayuran/buah/dll tumbuhan, botol ke 2 untuk menampung air lindi / pupuk organik cairnya (poc)
Untuk botol 1, pilih yg mulut botolnya lebih kecil dibanding botol kedua, karena mulut botol 1 akan masuk ke mulut botol kedua
2. Buat lubang kecil-kecil ditutup botol 1 (sy pake solder utk melubangi) berfungsi sebagai saringan agar sampah sayuran dibotol atas / botol 1 tdk turun ke botol bawah / botol kedua (jadi cairannya saja yg turun menetes ke botol bawah)
Buat lubang ditutup botol ke 2/botol bawah, seukuran mulut botol 1 /botol atas. (Seukuran mulut botol atas tanpa tutupnya ya)
3. Satukan kedua tutup botol dengan cara pasang/Masukkan tutup botol 1/ botol atas ke dlm tutup botol ke 2/ botol bawah.
4. Pasangkan tutup botol yg sdh disatukan ke botol 1 / botol atas dgn cara diputar, (caranya sama aja klo kita nutup botol biasa.... diputar mpe rapat)


5. Pasangkan botol ke 2 / botol bawah ke tutupnya dgn cara diputar juga. (Botolnya yg diputar mpe melekat erat ditutupnya)
6. Potong bagian bawah botol ke 1 / botol atas. Potongan bagian bawah botol ini sy jadikan tutup atasnya, dan sy pasang terbalik. Bagian tengahnya sy beri 1 lubang kecil, lubang ini berfungsi untuk membuang gas yg terjadi selama proses pembusukan sampah .
7. Buat lubang disamping botol 1 / botol atas untuk tempat talinya.
Komposternya dah selesai.... dan siap digunakan.
*** cara melepas dan memasang botol ke 2 / botol bawah :
Untuk mengeluarkan pocnya, lepaskan botol bawah, caranya : pegang tutup botolnya lalu putar botolnya sampai terlepas dari tutupnya (jadi yg diputar itu botolnya, bukan tutupnya, tutup botol tetap melekat dibotol atas)
Begitupun untuk memasang kembali botolnya, pasangkan ditutupnya lalu putar botolnya sampai melekat erat ditutupnya.
*** untuk bahannya, sampah sisa sayuran, buah dan kulitnya, daun2nan, dicacah lalu dibasahi lembab dengan larutan mol atau em4, aduk rata lalu masukkan ke botol/ komposternya
*** bila sdh menyusut, tambahkan lagi sampahnya.... prosesnya sama dengan diatas (dicacah dan dibasahi lembab dgn mol/em4)
sumber: penulis Nur Idawati M di grup belajar menanam

Dikirim pada 18 September 2014 di Organic Home Garden


Hampir setiap hari kita mengkonsumsi sayuran, beberapa jenis sayuran dapat kita makan tanpa dimasak, misalnya terong, tomat, dan cabai. Tanpa kita sadari berbagai sayuran yang kita konsumsi sebenarnya mengandung racun kimia, racun itu berasal dari pestisida, herbisida, fungisida, bakterisida dan pupuk kimia yang diaplikasikan dalam proses produksi sayuran tersebut.
Agar kesehatan tubuh terjaga sebaiknya kita mengkonsumsi sayuran organik dan tanaman organik, yaitu sayuran yang diproduksi tanpa aplikasi bahan kimia. Sayuran organik dapat kita budidayakan sendiri, jenis sayuran yang dapat dibudidayakan adalah yang sesuai dengan iklim di tempat tinggal kita. Berikut ini adalah cara sederhana membudidayakan sayuran organik untuk konsumsi sendiri.
Cara Bertanam Organik
Gunakan Pupuk Organik.
Pupuk organik dapat dibeli di toko pertanian atau dibuat sendiri. Cara untuk membuat sendiri pupuk organik adalah sebagai berikut :
Pembuatan Bakteri 1
Bahan :
Berbagai jenis buah-buahan yang sudah masak 5 kg.
Tetes tebu, atau gula pasir ¼ kg
Cara pembuatan :
Bahan ditumbuk atau diparut sampai menjadi bubur.
Ambil sari buahnya dengan cara disaring atau di peras.
Larutkan tetes tebu atau gula pasir.
Campur air perasan sari buah-buahan dengan larutan gula.
Simpan dalam wadah ditempat yang tidak terkana sinar matahari selama 2 minggu.
Bakteri 1 siap digunakan untuk membuat kompos.
Pembuatan Bakteri 2
Bahan
Air cucian beras 1 liter.
Bakteri 1 sebanyak 10 sendok makan.
Alkohol 40% atau air tape sebanyak 10 sendok makan.
Cuka 10 sendok makan.
Gula pasir 1 ons.
Cara pembuatan :
Campur semua bahan menjadi satu.
Simpan di dalam botol tertutup selama 2 minggu dan tidak terkena sinar matahari.
Bakteri 2 siap digunakan.
Kegunaan :
Sebagai pupuk cair dan dapat mengendalikan hama tanaman.
Bahan pembuat kompos.
Pembiakan Bakteri
Bahan :
Bakteri 1 liter
Daun (1-2 kg) dari tumbuhan yang tidak bergetah.
Terasi ½ kg dan campur dengan air secukupnya.
Gula pasir atau tetes tebu (pilih salah satu) sebanyak 1 kg dan larutkan dalam air.
Kotoran hewan 30 kg.
Air secukupnya.
Pembuatan :
Masukan kotoran hewan dan dedaunan ke dalam drum.
Masukan larutan gula, terasi dan larutan bakteri .
Tambahkan air hingga tergenang sambil diaduk-aduk
Tutup drum.
Setelah 8-10 hari pembiakan bakteri sudah selesai dan tutup drum dibukak.
Saring dan masukan ke dalam wadah atau botol, simpan ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan 1-2 liter dan tambahkan air, terasi, larutan gula dengan perbandingan yang sama sambil diaduk-aduk dan tutup kembali wadah tersebut.
Setelah 8-10 hari bakteri sudah berkembang biak dan siap digunakan.
Lanjutkan pekerjaan tersebut hingga beberapa kali.
Kegunaan:
Untuk membuat kompos.
Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot
Tidak boleh dicampur dengan bahan lain, terutama bahan kimia atau bahan untuk pestisida.
Siapkan Tanaman dalam Pot
Tanaman akan tumbuh subur dalam media tanam yang baik. Media tanam yang baik adalah media tanam yang dapat menyediakan sumber makanan bagi tanaman. Gunakan tanah yang gembur untuk media tanam, tanah yang gembur biasanya berwarna hitam, tidak lengket dan tidak menggumpal. Untuk mempermudah sirkulasi udara dalam media tanam, tanah dapat dicampur dengan arang sekam, akan lebih baik lagi jika tanah juga dicampur dengan kotoran hewan ternak yang telah kering.
Apabila media tanam telah siap, masukan media tanam kedalam pot. Menanam benih sayuran sebaiknya pada pagi atau sore. Pada musim hujan tanaman perlu diberi atap pelindung agar tidak kelebihan air. Media tanam yang becek akan menyebabkan sayuran menjadi mudah busuk.
Aplikasikan Pupuk Organik yang Anda Buat
Setelah tanaman dalam pot mulai tumbuh, aplikasikan pupuk organik yang telah dibuat. Pemberian pupuk organik dapat dilakukan satu minggu sekali. Ingat, jangan sampai media tanam terlalu basah dan lembab, hal tersebut dapat menyebabkan tanaman terserang jamur atau bakteri pengganggu.
Dengan cara bertanam organik diatas, anda dapat memproduksi sendiri sayuran organik. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Dikirim pada 16 September 2014 di Organic Home Garden
Awal « 1 2 3 » Akhir
Profile

friendly, ...yuk semangat,sholihah, cerdas, n ikhlas. Muslimah itu anugerah terindah dunia. ia lembut tp tidak lemah---mpesona tp bersahaja...ia tahu bgmana menjaga izzah dirinya..ia mengerti bgmna mnjaga akhlaq dan kemuliaannya..itulah yg membuatnya istimewa dibanding wnta lainnya. ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata terindah di dunia.. wa akherat...tetap semangat More About me

BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 844.170 kali


connect with ABATASA